BANTENRAYA.COM – Seorang netizen yang merupakan warga Muhammadiyah menceritakan momen saat mendapat undangan tahlilan dari tetangganya.
Organisasi Muhammadiyah sendiri dikenal sebagai organisasi yang bertujuan memurnikan ajaran Islam, salah satunya dari ritual yang tidak pernah diajarkan Rasulullah SAW, di antaranya adalah tahlilan.
Maka, tak ada tradisi tahlilan dalam Muhammadiyah ketika ada seseorang meninggal dunia.
Hal ini berbeda dengan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki tradisi tahlilan ketika ada keluarga yang meninggal dunia.
Baca Juga: Selain Citayam Fashion Week Intip Potret CPI Fashion Week Makassar, Berikut Komentar Netizen
Tahlilan sendiri sebetulnya hanya berisi dzikir dan doa dengan harapan bisa mengirimkan pahala kepada yang sudah meninggal dunia.
Makanan yang disuguhkan diniatkan sebagai sedekah.
Lantas apa yang dilakukan warga Muhammadiyah ini saat mendapat undangan tahlilan?
Inilah yang dialami oleh seorang warga Muhammadiyah ketika dapat undangan tahlilan.
Kisah itu diunggah akun Instagram @undercover.id sebagaimana dikutip Bantenraya.com, Minggu, 24 Juli 2022.
“Dapat undangan tahlilan. Kan aku orang Muhammadiyah,” katanya memulai cerita.
Di luar dugaan, warga Muhammadiyah yang tidak diketahui identitasnya ini pun datang ke lokasi tahlilan.
“Bismillah berangkat. Niatkan silaturahmi,” katanya.
Dia pun mengaku senang dengan datang ke lokasi tahlilan karena bisa berkumpul dengan tetangga.
Tidak hanya itu, dia juga bisa dzikir bersama, doa bersama, dan makan bersama.
“Dapat berkatan. Pulang bareng-bareng. Alhamdulillah,” katanya menutup cerita.
Kisah ini pun mendapatkan banyak komentar positif dari netizen. *



















