BANTENRAYA.COM – Siapa sebenarnya Gus Thuba? Sosok ulama yang kini sedang ramai dibicarakan.
Sosok Gus Thuba mendadak ramai usai sebuah video yang memperlihatkan dirinya bersama Habib Abdul Qodir Bin Abdul Hadi Al-Haddar Banyuwangi viral di media sosial.
Warganet menilai jika Gus Thuba tak sopan terhadap Habib Abdul Qodir yang lebih tua darinya.
Baca Juga: Gelombang 30 Kartu Prakerja Telah Dibuka, Simak Syarat dan Langkah Mendaftar di Sini
Dalam video yang beredar terlihat Gus Thuba sedang berjalan bersama beberapa orang dan bertemu dengan Habib Abdul Qodir dalam sebuah acara.
Saat bertemu, Habib Abdul Qodir mencium tangan dari Gus Thuba yang memberikan respons yang membuat warganet merasa aneh.
Saat itu, Gus Thuba terkesan seperti cuek. Ia bahkan terlihat beberapa kali menghisap rokok dan bahkan memalingkan pandangannya saat berbicara dengan sang Habib.
Baca Juga: Link Streaming One Piece Episode 1018, Para Kaisar Laut akan Melawan Generasi Baru
Akibatnya, banyak warganet yang menyayangkan kelakukan dari Gus Thuba. Atas kejadian itu, banyak yang mencari tahu siapa sebenarnya Gus Thuba?
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, Gus Thuba adalah putra dari Kiai Tijani Robert Saifunnawas atau akrab dipanggil Gus Robert.
Sedangkan Gus Robert sendiri merupakan putra ketiga dari Gus Hamim Tohari Djazuli atau akrab disapa Gus Miek. Dengan kata lain, Gus Thuba merupakan cucu dari Gus Miek.
Baca Juga: Anak Perusahaan PT Pertamina Titip Uang Korupsi Rp3 Miliar ke Kejati Banten
Jika kembali melihat silsilah ke atas, Gus Miek merupakan putra dari KH Ahmad Djazuli Utsman, pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur.
KH Ahmad Djazuli Utsman terkenal sebagai seorang wali yang menghabiskan sebagian besar waktunya di luar Pesantren untuk berdakwah.
Sementara jika dilihat dari silsihan keluarga pihak ibunya, Gus Thuba merupakan cucu Kiai Ahmad Siddiq Jember.
Baca Juga: Lirik Lagu ‘Beg For Me’ yang akan Dinyanyikan oleh Red Velvet di Allo Bank Festival 2022
Saat ini Gus Thuba aktif melanjutkan perjuangan Gus Miek dalam dakwah Islam. ***

















