BANTENRAYA.COM – Sejumlah peristiwa penting banyak terjadi di bulan Mei, salah satu peringatan yang terjadi yaitu Hari Kebangkitan Nasional atau HKN.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati, karena para pendiri negeri bangkit rasa nasionalismenya sebagai orang Indonesia.
Hari Kebangkitan Nasional juga sempat ditandai dengan dua peristiwa penting yakni berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 dan ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Berikut ini sejarah singkat Hari Kebangkitan Nasional yang dihimpun Bantenraya.com dari berbagai sumber, Jumat 20 Mei 2022.
Baca Juga: Ekonom Sarankan DPR dan Pemerintah Tambah Alokasi Perlindungan Sosial
Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara yang kini bernam Indonesia. Rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai “orang Indonesia”.
Untuk mengejar keuntungan ekonomi dan menguasai administrasi wilayah, Belanda menerapkan sistem pemerintahan kolonial pada orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki kesamaan identitas politik.
Pada awal abad ke-20, Belanda menetapkan batas-batas teritorial di Hindia Belanda, yang menjadi cikal bakal Indonesia modern.
Pada paruh pertama abad ke-20, muncul sejumlah organisasi kepemimpinan yang baru. Melalui kebijakan Politik Etis, Belanda membantu menciptakan sekelompok orang Indonesia yang terpelajar.
Baca Juga: Sopir Bus PO Haryanto Cekcok dengan Pengendara Lain dan Nyaris Dipukul, Rian Mahendra Minta Maaf
Perubahan yang mendalam pada orang-orang Indonesia ini sering disebut sebagai “Kebangkitan Nasional Indonesia”.
Peristiwa ini bersamaan dengan peningkatan aktivitas politik hingga mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
Adapun yang menjadi faktor penggerak Kebangkitan Nasional tersebut terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal.
Untuk faktor internal yakn penderitaan yang berkepanjangan akibat penjajahan, kenangan kejayaan masa lalu, seperti pada masa Kerajaan Sriwijaya, dan munculnya kaum intelektual.
Baca Juga: Waspadai Cacar Monyet yang Ditularkan Hewan ke Manusia, Simak 5 Pencegahan Dini yang Bisa Dilakukan
Sedangkan, untuk faktor eksternalnya yakni timbulnya paham-paham baru di Eropa dan Amerika seperti
nasionalisme, liberalisme, dan sosialisme.
Kemudian, munculnya gerakan kebangkitan nasional di Asia seperti Turki Muda, Kongres Nasional India, dan Gandhisme.***

















