BANTENRAYA.COM – Hujan angin yang menerjang wilayah Kabupaten Pandeglang mengakibatkan papan reklame di Pasar Labuan Kabupaten Pandeglang, ambruk, Minggu 27 Februari 2022.
Akibat peristiwa 4 kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kendaran roda dua milik warga rusak tertimpa papan reklame.
Kapolsek Labuan AKP Zaenudin memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ambruknya reklame. Namun karena beratnya papan reklame membuat kios dan motor warga rusak. “Tidak ada korban jiwa ataupun luka. Namun ada kios dan motor warga yang rusak,” tegasnya, Senin 28 Februari 2022.
Baca Juga: 106 Nakes di RSUD Berkah Terpapar Covid-19, Pelayanan Dipastikan Tidak Terganggu
Kapolsek menerangkan, petugas kepolisian bersama unsur Muspika, TNI, BPBD, Tagana, PLN dan sejumlah masyarakat lingkungan Pasar Labuan sudah memindahkan bangkai papan reklame yang ambruk tersebut.
“Papan reklame yang ambruk sudah dirapikan. Aktivitas para pedagang juga sudah mulai normal. Reklame yang ambruk sudah diamankan,” terangnya.
Camat Labuan Ace Jarnuji mengatakan, pemilik perusahaan reklame telah bertanggungjawab membantu korban termasuk mengganti kerusakan yang diakibatkan dari kejadian tersebut.
“Dari perusahaan reklame sudah ada, sudah damai dan aman terkendali. Alhamdulillah perusahaan pemilik reklame sudah bertanggungjawab ke segalanya, dan motor warga yang rusak diperbaiki,” tuturnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir. “Kami mengimbau karena cuaca masih ektrem menurut perkiraan BMKG angin kencang masih ada dan disertai hujan keras. Tetap waspada dan hati-hati,” pesannya.
Anggota Tagana Pandeglang Ade Mulayana menyebutkan, papan reklame yang ambruk telah ditangani oleh petugas.
“Sudah kami bereskan. Papan reklame yang ambruk sudah diamankan oleh pemililnya, dan saat ini sudah dalam keadaan papan reklame tidak lagi berserakan,” katanya. ***

















