BANTENRAYA.COM – Di depan halaman Kodim 0601 Pandeglang berdiri sebuah patung manusia memegang golok.
Patung itu adalah Ki Salmin pejuang dan pahlawan kemerdekaan asal Kabupaten Pandeglang yang namanya melegenda.
Ki Salmin digambarkan dalam patung bercat warna emas itu tampak gagah mengenakan sarung dengan cara diselendangkan di bahu kanan.
Baca Juga: Tanjung Lesung Hadirkan Wisata Dirgantara dan Sport Tourism
Senapan laras panjang disandang dibahu kiri lengkap dengan lilitan magazine.
Menurut keterangan Imron Mulyana, Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata Pandeglang, Ki Salmin adalah tokoh pejuang asli Pandeglang dan kini dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cihaseum.
Kata Imron, pada tahun 1942-1945 rakyat Indonesia tak terkecuali di Pandeglang menggelorakan semangat menentang pendudukan Tentara Jepang . “Saat Gedung Makodim diduduki Jepang, Salmin yang saat itu memimpin pasukan perlawanan berniat untuk menyerang dan menyerbu tempat itu,” kata Imron.
Entah bagaimana, pasukan yang seharusnya menyerbu markas ini, diperjalanan mengurungkan niatnya dan malah menyerbu pasukan tentara Sekutu yang berada di sebuah Pabrik Beras di kawasan Kadomas Pandeglang.
Baca Juga: Pemkab Pandeglang Gelar Vaksin Covid-19 pada Peringatan Hari Pahlawan, 2.500 Dosis Vaksin Disiapkan
Kekuatan yang tidak berimbang ditambah dengan peralatan tempur yang terbatas membuat pasukannya tidak berdaya menghadapi gempuran pasukan lawan.
Akhirnya Salmin ditemukan tewas digudang tersebut dengan 8 peluru bersarang ditubuhnya. Tubuhnya ditemukan bersimbah darah didalam gudang tersebut dengan tangan masih memegang golok, mayatnya semula dimakamkan di daerah itu tapi kemudian dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Cihaseum lanjut Iwan.***















