BANTENRAYA.COM – Pengurus Komisariat (PK) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) telah menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (MUSKOM) XXI di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Daarul Huffazh.
MUSKOM XXI KAMMI UNTIRTA dilaksanakan secara langsung dengan mengusung tema “Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Progresif dan Berintegritas untuk KAMMI UNTIRTA yang Lebih Progresif.”
Diketahui, MUSKOM adalah sebuah forum tertinggi di tingkat Komisariat yang berfungsi sebagai sarana evaluasi kepengurusan, penyampaian laporan pertanggungjawaban serta pemilihan Ketua Komisariat untuk periode selanjutnya.
BACA JUGA: Langsung Pasang! Kumpulan Link Twibbon HUT Kostrad 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
Kegiatan MUSKOM Komisariat KAMMI berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.
Dalam laporan pertanggungjawabannya, Ketua Umum PK KAMMI UNTIRTA 2024, Dede Hilman Hakiki, menyampaikan refleksi perjalanan kepengurusan yang sarat dengan tantangan.
Kemudian, Dede menjelaskan bahwa pada awal masa kepemimpinannya, KAMMI UNTIRTA berada dalam kondisi yang memprihatinkan, dengan minimnya jumlah kader aktif serta vakumnya sejumlah agenda organisasi.
Bahkan, Komisariat KAMMI UNTIRTA sempat berada dalam kondisi hampir dibekukan karena vakumnya sejumlah kegiatan.
“Masa itu adalah masa yang tidak mudah. Kami memulai dari kondisi yang sangat terbatas, kader yang sedikit, kepengurusan yang belum tertata, dan agenda yang hampir tidak berjalan,” kata Dede.
Selain itu, Ketua Umum PK KAMMI UNTIRTA mengungkapkan bahwa pengurus meyakini selama masih ada satu orang yang peduli, KAMMI tidak akan pernah benar-benar mati.
“Namun kami yakin, selama masih ada satu orang yang peduli, KAMMI tidak akan pernah benar-benar mati,” tambah Dede Hilman Hakiki dalam penyampaiannya.
Dirinya menambahkan bahwa kebangkitan KAMMI UNTIRTA merupakan hasil dari kerja kolektif dan semangat kebersamaan seluruh kader yang tetap bertahan dan berjuang.
“Alhamdulillah, dengan segala keterbatasan, kami berusaha menjaga bara semangat itu tetap menyala. Perlahan kader mulai bertambah, agenda kembali berjalan, dan semangat kolektif kembali tumbuh,” ucapnya.
Menurutnya, kader KAMMI UNTIRTA yang mulai bertambah bukan tentang satu orang, tetapi sebuah perjuangan bersama untuk menjaga keberlanjutan dakwah.
“Ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang perjuangan bersama untuk menjaga keberlanjutan dakwah di kampus,” katanya.
Selama masa kepengurusan KAMMI UNTIRTA tersebut, terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah kader aktif serta penguatan internal organisasi.
Capaian ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan gerakan di periode berikutnya.
Melalui proses musyawarah dan pemilihan yang berlangsung secara terbuka, forum MUSKOM Ke-XXI secara resmi menetapkan Saudara Imam Faruq Abdullah, mahasiswa Fakultas Hukum, sebagai Ketua KAMMI Komisariat Untirta terpilih untuk periode selanjutnya.
Dalam sambutan perdananya, Imam Faruq Abdullah menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan memperkuat arah gerakan komisariat.
“Apa yang telah dibangun pada periode sebelumnya adalah fondasi yang sangat berharga. Tugas kami hari ini bukan memulai dari nol, tetapi melanjutkan, menyempurnakan, dan memperluas dampak. Kami ingin KAMMI Untirta hadir lebih kuat, lebih tertata, dan lebih kontributif bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya regenerasi yang berkelanjutan dan penguatan sistem kaderisasi.
“Kami akan fokus pada penguatan kualitas kader, pembinaan yang sistematis, serta kolaborasi yang lebih luas. Semoga kepengurusan ke depan mampu menjadikan KAMMI Untirta sebagai ruang tumbuh yang melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan progresif,” tutupnya.
Musyawarah Komisariat Ke-XXI ini menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan organisasi, memperkuat nilai-nilai perjuangan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kampus dan umat. ***



















