BANTENRAYA.COM – Dua dosen asal Kota Serang, yang berasal dari Universitas Faletehan dan STIE Dwimulya, sedang menjalankan studi Doktoral di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), melaksanakan kegiatan pendampingan masyarakat di Desa Pandak, Purwokerto, Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akademik sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Akuntansi Unsoed.
Tema Pengabdian Mahasiswa Doktoral Unsoed asal Kota Serang
Kegiatan pendampingan ini mengusung tema “Pengembangan Bisnis Berkelanjutan Berbasis Social Commerce dan Green Accounting bagi UMKM Digital di Desa Pandak Purwokerto”, yang difokuskan pada peningkatan literasi digital, penguatan strategi pemasaran berbasis media sosial, serta penerapan prinsip akuntansi hijau dalam pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
BACA JUGA: 32 Rumah di Lebak Terancam Roboh Akibat Pergeseran Tanah, Warga Minta Relokasi
Pemateri dalam kegiatan ini yakni Bambang Arianto dan Yulaikah, mahasiswa Doktoral Akuntansi Universitas Jenderal Soedirman sekaligus dosen di Kota Serang.
Materi yang disampaikan mencakup optimalisasi platform social commerce untuk memperluas jangkauan pasar, penyusunan laporan keuangan sederhana yang transparan dan akuntabel, serta integrasi aspek keberlanjutan dalam operasional usaha.
Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong UMKM desa untuk tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada tanggung jawab lingkungan dan tata kelola usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung penyusunan strategi pemasaran digital dan pencatatan keuangan berbasis prinsip green accounting.
Partisipasi pelaku UMKM Desa Pandak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengembangan model bisnis yang adaptif terhadap transformasi digital dan isu keberlanjutan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang inovatif, berdaya saing, dan selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan, jelas Rasito, selaku Kepala Desa Pandak, Purwokerto. ***



















