BANTENRAYA.COM – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kota Serang mengalami kenaikan.
Kenaikan signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang tembus hingga dikisaran Rp 95.000-Rp 100.000 per kilogram (kg).
Kenaikan ini diduga akibat berkurangnya pasokan dari petani, yang dipengaruhi kondisi cuaca hujan sehingga hasil panen menyusut.
Selain itu, kenaikan juga dipicu oleh permintaan konsumen karena Hari Raya Imlek dan menjelang Ramadhan 1447/2026.
Pantauan Bantenraya.com di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Selasa 17 Februari 2026, sejumlah harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yakni cabai rawit merah dijual dikisaran Rp Rp 95.000-Rp 100.000 per kilogram (kg), standarnya cabai rawit merah dijual Rp 40.000-Rp 50.000 per kg.
Cabai rawit hijau dibanderol Rp 45.000 per kg, standarnya Rp 25.000 per kg. Cabai merah besar Rp 50.000 per kg, standarnya Rp 25.000 per kg. Cabai merah keriting dijual Rp 50.000 per kg, standarnya Rp 30.000-Rp 35.000 per kg. Bawang merah Rp 40.000 per kg,
normalnya Rp 25.000 per kg, bawang putih Rp 30.000 per kg, standarnya Rp 20.000 per kg. Tomat Rp 8.000 per kg, normalnya Rp 5.000 per kg.
Kenaikan pun terjadi pada komoditas daging ayam yang dijual Rp 40.000 per kg, dari semula Rp 35.000 per kg. Telur ayam negeri dijual Rp 32.000 per kg, dari sebelumnya Rp 28.000-Rp 29.000 per kg dan harga daging sapi dan kerbau dibanderol Rp 140.000 per kg.
BACA JUGA : H-2 Puasa Ramadan Harga Bahan Pokok di Cilegon Naik, Rawit Merah Sentuh Angka Rp 100 Ribu
Salah seorang pedagang sayuran di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Muksin mengatakan, kenaikan harga sayuran sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.
“Sudah ada setengah bulan,” ujar Muksin, ditemui di lapaknya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga sayuran dipicu karena faktor cuaca dan permintaan konsumen yang tinggi.
“Mungkin karena musim hujan jadinya daerah penghasil cabai-cabaian dan bawang produksinya kurang bagus. Ditambah lagi kemarin Imlek dan besok mau puasa, jadinya banyak permintaan,” jelas dia.
Pedagang daging sapi di PIR Kota Serang, Ipul mengatakan, menjelang tradisi Munggahan Ramadhan harga daging sapi di lapaknya dijual Rp 140.000 per kg. Harga tersebut masih sesuai harga eceran tertinggi (HET).
“Standarnya segitu pak Rp 140. Besok bisa Rp 150.000-Rp 170.000 per kg, karena mau Munggahan,” kata Ipul.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, penyebab kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasaran salah dipengaruhi oleh faktor cuaca, psikologi pedagang karena mendekati Ramadan, dan permintaan konsumen yang tinggi.
BACA JUGA : Pemberian Sembako Ramadan Baznas Cilegon Diganti Dalam Bentuk Uang
“Tapi yang pasti Kota Serang tidak ada kelangkaan,” ujar Wahyu.
Ia mengaku pihaknya menggelar pasar murah yang dilaksanakan di enam kecamatan se Kota Serang. Langkah itu dilakukan sebagai upaya untuk mengintervensi agar harga kebutuhan bahan pokok turun.
“Kita lakukan pasar murah di tiap kecamatan di batch pertama ini Rp 500 paket, nanti menjelang lebaran akan ada lagi yang keduanya. Harganya per paket Rp 115 ribu disubsidi pemerintah Rp 55 ribu jadinya Rp 60 ribu per paket,” tandasnya. (***)
















