BANTENRAYA.COM – Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Iing Andri Supriadi berpesan, kepada pengurus Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Kabupaten Pandeglang, untuk tidak bermain dengan mitra dapur atau yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Jangan pernah ragu, dan takut kepada mitra yayasan, karena SPPI bukan karyawan dapur. Mereka ini SPPI yang langsung dibawah naungan BGN (Badan Gizi Nasional). Jadi jangan main-main dengan yayasan dapur,” pesan Iing, ditemui usai rapat koordinasi dengan SPPI di Gedung Setda Pandeglang, Kamis (5/2).
Ketua Satuan Tugas Percepatan MBG Pandeglang ini mengatakan, SPPI harus memastikan menu program MBG yang disalurkan oleh mitra dapur yayasan SPPG memenuhi standar gizi untuk peserta didik, karena harus dilaporkan kepada BGN.
“SPPI punya kewenangan untuk melaporkan kepada BGN kaitan kekurangan menu, dan gizi. Tujuannya, untuk memberikan gizi yang baik kepada anak, dan sebaliknya jangan sampai memberikan gizi yang tidak baik,” katanya.
Untuk memastikan menu MBG yang disalurkan mitra SPPG memenuhi standar gizi, kata Wabup Iing, pihaknya akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah mitra dapur SPPG. Lantaran sesuai laporan SPPI, masih banyak dapur yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
BACA JUGA : Kepala Seksi Baru di Kejari Pandeglang Diminta Bekerja Optimal
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan sidak ke lapangan. Banyak dapur di lapangan yang belum memenuhi standar administrasi, baik SLHS, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan hal ini yang terus kami evaluasi supaya dapur-dapur sesuai standar yang ditetapkan BGN,” terangnya. (***)


















