BANTENRAYA.COM – PT PLN mencatat kenaikan konsumsi listrik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebesar 479 persen di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pada periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total energi listrik yang tersalurkan melalui SPKLU mencapai 5.619 megawatt hour (MWh).
Angka ini naik tajam dibandingkan realisasi Nataru 2024/2025 yang tercatat sebesar 1.174 MWh. Peningkatan juga terlihat dari frekuensi pengisian daya kendaraan listrik.
Sepanjang periode tersebut, aktivitas pengisian tercatat sebanyak 234 ribu kali, melonjak signifikan dari 48.254 kali pada periode Nataru sebelumnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, peningkatan pengisian daya kendaraan listrik selama periode Nataru menunjukkan adanya perubahan pola penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat.
BACA JUGA: Komitmen Dukung Energi Hijau, PT MLP Layani Bus Listrik untuk Antar Jemput Karyawan
“Pada periode Natal dan Tahun Baru, ketika mobilitas masyarakat meningkat, kendaraan listrik mulai dimanfaatkan tidak hanya untuk perjalanan jarak dekat, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh lintas wilayah, termasuk mudik dan liburan,” ujar Darmawan melalui keterangan resmi dikutip Bantenraya.com, Jumat 9 Januari 2026.
Ia menambahkan, kondisi tersebut berlangsung seiring dengan kesiapan layanan pengisian daya yang disiapkan di berbagai wilayah selama periode Nataru.
“Jaringan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah digunakan untuk melayani kebutuhan pengisian daya selama periode Nataru. Kesiapan infrastruktur ini membantu mendukung mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik di tengah kepadatan perjalanan,” lanjutnya.
Keandalan layanan pengisian daya tersebut ditopang oleh kesiapsiagaan infrastruktur dan sumber daya manusia selama periode Nataru. Diketahui, PLN menyiagakan 4.648 unit SPKLU dengan dukungan 5.190 personel di seluruh Indonesia.
Khusus di jalur utama Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN mengoperasikan 1.515 unit SPKLU, jumlah ini meningkat hingga tiga kali lipat jika dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Selain penguatan infrastruktur fisik, PLN juga memaksimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional selama periode Nataru.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.
BACA JUGA : Polytron Klaim Baterai Motor Listrik Polytron Fox Electric Lebih Aman
“Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, Kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur dan layanan pendukung di berbagai wilayah,” kata Darmawan.(***)



















