BANTENRAYA.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang memfasilitasi pemberangkatan siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Serang ke Tangerang Selatan setelah dua pekan libur, Sabtu 3 Januari 2026.
Pada pemberangkatan kali ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Serang yang telah menjalani pendidikan satu semester bertambah satu orang, dari sebelumnya 19 orang menjadi 20 orang.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan memfasilitasi pemberangkatan siswa Sekolah Rakyat pasca liburan.
BACA JUGA: Derby Timur Malut United vs PSBS Biak, Badai Pasifik Datang Coba Ganggu Dominasi
“Setelah libur ini kita berangkatkan kembali untuk belajar pada hari Senin 5 Januari 2025. Jumlah yang kita berangkatkan 20 orang. Ada penambahan dari Waringkurung” ujarnya, Minggu 4 Januari 2025.
Penamabahan satu siswa tersebut menggantikan siswa dari daerah lain yang mengundurkan diri. “Anak-anak ini sudah melewati satu semester, semoga bisa lulus sampai kelas 3. Sekolahnya setingkat SMA,” katanya.
Ia memastikan, siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Serang betah karena mereka tinggal di asrama dan menjalani pendidikan seperti boarding school.
BACA JUGA: Baznas Cilegon Terus Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir melalui Dapur Umum
“Kita mencoba untuk melakukan yang terbaik buat masyarakat Kabupaten Serang di pendidikan Sekolah Rakyat ini,” tuturnya.
Disoal terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Serang, Yadi mengungkapkan saat ini masih terus berproses.
“Untuk lokasi kita sedang koordinasi dengan aset dan BPN,” paparnya.
Adapun kebutuhan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat tersebut seluas 5 sampai 7 hektare. “Kalau untuk peserta didiknya usulannya dari masyarakat dibantu oleh petugas PKH nanti diseleksi,” ungkapnya.
Salah satu peserta Sekolah Rakyat asal Kecamatan Puloampel Putri Revi Mariska mengaku, belajar di fasilitas tersebut dengan sangat menyenangkan walaupun disiplin dengan ketat.
“Alhamdulillah betah, kita belajar mulai jam 07.15 sampai jam 16.00 WIB. Malamnya kita belajar agama dengan wali asuh. Kegiatan ekstra kurikulernya Club English sama Pramuka,” ujar siswa peringkat pertama di kelasnya itu.***















