BANTENRAYA.COM – Ketua DPD II Golkar Kota Serang Teguh Istaal mengaku tidak merasa terbebani dengan target yang dibebankannya selama periode kepengurusannya di lima tahun ke depan.
Teguh Istaal terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Serang periode 2025-2030 secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Golkar Kota Serang di Gapura Indra Hall, Kota Serang, Senin 24 November 2025.
Teguh Istaal terpilih secara aklamasi lantaran tidak ada kandidat lain yang mencalonkan alias calon tunggal.
Dengan demikian Teguh Istaal resmi menggantikan istrinya Ratu Ria Maryana yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Serang selama dua periode.
Ketua DPD II Golkar Kota Serang Teguh Istaal mengatakan, target pemenangan Pileg dan Pilkada tidak menjadi beban baginya untuk melaksanakan tugasnya sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Serang periode 2025-2030.
“Saya tidak pernah merasa itu menjadi beban, karena Golkar adalah rumah yang membesarkan saya. Saya harus menjaga rumah saya agar ke depan rumah yang menaungi saya, rumah yang membesarkan saya, bisa saya tetap jaga agar ke depannya bisa lebih baik,” ujar Teguh, kepada Bantenraya.com.
BACA JUGA: Golkar Kota Cilegon Gelar Musda Pekan Ini, Disebut Momentum Perkuat Soliditas Organisasi
Ia mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim formatur untuk menyusun nama-nama kader terbaik yang akan dimasukan ke dalam susunan kepengurusan DPD II Golkar Kota Serang lima tahun ke depan.
“Oh jelas. kita ada yang namanya tim formatur, formatur itu dari beberapa bagian termasuk dari kecamatan ya, kecamatan ormendi sayap dan juga DPD,” ucap dia.
Teguh mengaku pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu calon-calon kader yang akan dijadikan ke dalam kepengurusannya, sebab hal itu akan mempengaruhi kemenangan Golkar Kota Serang di pesta Pileg dan Pilkada ke depan.
“Nanti akan kita kaji, akan kita evaluasi, tadi arahan dari Bapak Ketua DPD I, kita harus mengevaluasi kader-kader dan merekstrukturalisasi. Restruktur lagi, kira-kira memang yang memang ke depan harus dilibatkan, akan kita perjuangkan mereka itu. Karena memang starting awal kita harus struktur dulu, struktur kita selesaikan, baru nanti yang diarahkan oleh ketua akan ada bimtek-bimtek ke partai. Dan yang pasti kami akan mengaktifkan kembali, kalau zaman dulu ada namanya character desk, jadi kita akan turun ke wilayah-wilayah. Untuk menjaring masyarakat dan kader-kader agar kader semakin solid,” tandasnya.***
















