BANTENRAYA.COM – Sampah kembali menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (7/11).
Pada Agustus 2025, sampah yang ditampung di TPA Bangkonol sempat distop warga, karena menerima kiriman sampah dari Kabupaten Serang, dan adanya kerja sama sampah dengan Tangerang Selatan.
Pantauan Bantenraya.com, sekitar pukul 10.00 WIB, sejumlah mobil bak, dan truk pengangkut sampah berlalu-lalang masuk ke kawasan TPA Bangkonol.
BACA JUGA: Bukan Rp554 Miliar, TKD Pemprov Banten Dipangkas Hampir Rp1 Triliun
Sebagian mobil bak, dan truk menggunakan plat nomor A-K, dan A-J, namun ada juga truk sampah dengan plat nomor A-F dan B-B.
Sebelum masuk ke TPA, setiap mobil truk sampah harus melalui timbangan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang.
Plang masuk di TPA dikunci dengan gembok. Namun truk pengangkut sampah masih bisa masuk TPA dengan melewati jalan timbangan.
BACA JUGA: Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten Kunjungi Kecamatan Ciwandan
Jalan masuk ke TPA Bangkonol yang sebelumnya sempat ditutup warga, kini sudah dapat dilalui kendaraan oleh truk pengangkut sampah.
TPA Bangkonol juga sempat mendapat surat teguran dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pasalnya, pengolahan sampah di TPA ini masih menggunakan open dumping.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pandeglang, Winarno mengatakan, sampah yang masuk ke TPA Bangkonol berasal dari wilayah Pandeglang. Di mana fasilitas tersebut tidak lagi menampung kiriman sampah dari luar daerah.
“Sampah khusus Kabupaten Pandeglang. Dari tahun 1998 TPA Bangkonol menampung sampah warga Pandeglang. Tidak ada sampah luar daerah,” katanya.
Plt Direktur PD Pandeglang Berkah Maju (PBM), yang juga menjabat Camat Saketi, Muhadi mengatakan, TPA Bangkonol masih beroperasi menampung sampah. Namun sampah tersebut berasal dari Pandeglang.
“TPA Bangkonol masih beroperasi. Itu mah sampah Pandeglang. Serang sudah lama tidak kirim sampah semenjak itu (penolakan warga). Tapi itu yang kelolanya Dinas Lingkungan Hidup,” terangnya. ***














