BANTENRAYA.COM – Yayasan Al Izzah Serang bakal memangkas uang SPP siswa sebesar Rp 150.000 per siswa yang menerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG).
Tak hanya itu, Yayasan Al Izzah Serang juga mempersilakan wali murid yang menolak MBG membekali anaknya membawa makan sendiri dari rumah.
Hal ini menyikapi kisruh penolakan wali murid SDIT Al Izzah Serang terhadap program MBG.
BACA JUGA: 3 Rekomendasi HP Mirip iPhone dengan Harga di Bawah Rp3 Juta
Sekretaris Yayasan Al Izzah Serang Wawan Mulyawan menuturkan, ke depan dengan adanya MBG, sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) siswa bakal dilakukan pemangkasan.
“Dengan adanya MBG SPP akan dikurangi bagi sebagian digunakan untuk kepentingan lain, nominal yang dikurangi 150 ribu per siswa SD, SMP mulai berjalan ketika MBG paling lambat bulan Oktober,” tuturnya.
Ia menegaskan, proses penyiapan MBG akan mengikuti standar yang ditetapkan BGN.
BACA JUGA: Honda Mulai Penjualan Mobil Listrik Mungil, Bisa Menyediakan Faislitas Catu Daya
“Jadi seluruh prosesnya mengikuti standar yang telah ditetapkan BGN (kemanan, higienitas, kualitas), sehingga proses pencucian alat makan, datangnya barang semuanya telah berstandar sesuai SOP yang ditetapkan,” tegas Wawan.
Wawan akan mengedepankan dialog agar program MBG diterima oleh semua pihak.
“Bila ada masih yang menolak kami persilakan, sesuai arahan pemerintah pusat program ini dijalankan dengan pelayanan terbaik,” tutur dia.
Ia mengklaim sebagian besar wali murid SDIT Al Izzah Serang menerima program MBG.
“Jadi memang kalau kita hitung dari angket yang disebar sebagian besar wali murid masih menerima program MBG,” akunya.
Yayasan Al Izzah Serang Tak Persoalkan Mereka yang Menolak MBG
Wawan mempersilakan wali murid yang menolak MBG untuk membawa makan dari rumah.
“Ya kebijakan yang menolak berarti dipersilakan membawa makan sendiri,” kata Wawan.
Ia menyebutkan, tahap awal kuota penerima manfaat MBG dari dapur SPPG Al Izzah Serang sebanyak 3.000 siswa.
“Untuk tahap awal itu sekitar 3.000 anak. Di sini ada sekitar 1.300 siswa RA, SDIT dan SMPIT, sisanya tinggal mencari dari luar sekitar SDIT Al Izzah,” kata dia. ***















