BANTENRAYA.COM – Sebanyak 890 siswa dari SMPN 1 Kramatwatu mulai menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dari kelas tujuh, delapan dan sembilan.
Adapun menu yang disajikan saat launching MBG di SMPN 1 Kramatwatu itu berupa nasi, sayur, ayam dan buah jeruk dengan total harga Rp10.000.
Camat Kramatwatu Sri Rahayu Basukiwati mengatakan, MBG dibagikan kepada siswa setelah di masak di salah satu dapur yang berada di Desa Serdang.
Baca Juga: Nia Ramadhani Pamer Masak untuk Sang Anak, Istri Ardi Bakrie Kena Hujat Netizen
“Tadi launching MBG di SMPN 1 Kramatwatu dengan murid berjumlah 890 dari kelas tujuh, delapan dan sembilan. Dihadiri dari PGRI Provinsi Banten, tim SPPG dapur MBG Serdang, Kades, dari Koramil dan Polsek,” ujarnya, Selasa (19/8).
Ia menjelaskan, launching MBG di Kecamatan Kramatwatu tersebut diinisiasi bukan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang melainkan dari pihak dapur MBG.
“Menunya Ada ayam, nasi, buah jeruk dan sayur, penyelenggaranya atau yang masak itu ya dapur MBG yang ada di Serdang. Bukan dari Dindikbud,” katanya.
Baca Juga: Jalur MRT Jakarta Bakal Diperluas ke Balaraja, Gubernur Banten: Jangan Hanya Wacana
Wanita yang disapa Yayu itu menuturkan, pemberian MBG terhadap siswa SMPN 1 Kramatwatu itu akan rutin diberikan mulai dari Sening hingga Jumat.
“Satu menu satu paket itu sekitar Rp10.000. Setiap hari diberikan, mulai dari senin sampai hari Jumat. Saya dapat cerita dari Pak Akmal ketua pengawas SPPG dapur MBG Serdang setiap dapur itu menyediakan 3.500 makan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, di Kecamatan Kramatwatu terdapat tiga dapur yang membuat menu MBG baik untuk siswa, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak kurang gizi.
Baca Juga: PHRI Banten Soroti Kebijakan Royalti Musik, Dinilai Belum Jelas dan Minta Aturan Transparan
“Kalau data kita nggak tahu, tapi di sini ada tiga dapur yang di yayasan Al Aqsa,di Serdang dan di Desa Harjatani. Saya lihat masakannya segar semua,” paparnya.
Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Kramatwatu Faidul Ulum mengatakan, para siswa yang menerima MBG terdapat 892 dan mampu menghabiskan menunya.
“Ada 892, siswa makannya habis ludes. Anak anak laper karena habis lomba memperingati HUT RI ke 80,” ujarnya.***


















