BANTENRAYA.COM – Kebakaran terjadi di Kampus LP3I di Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Senin, 14 Juli 2025 pagi.
Kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB dan kerugian yang akibat kebakaran tersebut mencapai Rp250 juta.
Pantauan Banten Raya di lokasi, beberapa warga berupaya mengeluarkan barang-barang yang berada di dalam kampus LP3I Banten.
Kemudian tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB.
Warga Desa Pejaten, Rasyid mengaku kaget setelah melihat adanya kepulan asap hitam dari atas gedung kampus LP3I Banten.
Baca Juga: Wakil Walikota Serang Bonceng Tiga Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Warganet Soroti Helm
“Saya kan lagi bawa motor, terus tiba tiba melihat kepulan asap. Terus saya langsung ke kampus LP3I dan ternyata benar ada kebakaran di bagian belakang kampus,” ujarnya di lokasi, Senin, 14 Juli 2025.
Ia menjelaskan, belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut, namun dipastikan kejadian itu sedang ditangani oleh tim pemadam kebakaran.
“Saya datang tiba tiba ada rombongan tim pemadam datang ke lokasi. Mereka ada yang dari Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Damkar Kabupaten Serang,” katanya.
Sementara Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, Kabupaten Serang Boyatno mengatakan, langsung memberangkatkan personil ke lokasi setelah adanya laporan dari warga.
Baca Juga: Siswa SD Negeri 02 Kota Serang Tiba di Sekolah Saat Masih Gelap dan Ruang Kelas Masih Terkunci
“Info awal dari ibu-ibu di kampung belakang dan langsung telepon Damkar Kabupaten Serang. Kita di bantu dengan unit Damkar Kota Serang dan Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia menjelaskan, adapun tiga ruangan yang terbakar tersebut adalah ruang dapur , ruang logistik dan ruang marketing, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Api berhasil dipadamkan dengan cepat tapi kerugian dipastikan mencapai ratusan juta,” ucapnya.
Kepala Cabang LP3I Banten Rizki Wahyuh Hadiana mengatakan, aktifitas di area kampus sementara diliburkan karena terdapat beberapa ruangan yang harus segera dilakukan pembersihan.
Baca Juga: Kepengurusan Rumus Terbentuk, Gairah Musik di Kota Cilegon Kembali Bangkit
“Api sudah berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.00 WIB. Ada tiga ruangan yang terbakar dan kerugiannya sekitar Rp250 juta,” ungkapnya.***


















