BANTENRAYA.COM – Bank BJB mendukung penuh Program 3 Juta rumah yang diinisiasi oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dengan target penyaluran yang lebih tinggi, Bank BJB akan meningkatkan kontribusinya yang sebelumnya berada di kisaran 5 persen dari kuota nasional, menjadi minimal 10 persen, melalui optimalisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Direktur Utama bank bjb Terpilih Yusuf Saadudin mengatakan, melalui semangat Gotong Royong Membangun Rumah Untuk Rakyat, pihaknya siap menjadi bagian aktif dalam memberikan akses hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
“Upaya ini sejalan dengan arahan Menteri PKP dalam kunjungannya ke Kantor Pusat Bank BJB di Bandung, yang meminta agar Bank BJB mengambil peran lebih besar dalam mendukung percepatan program rumah subsidi,” cakapnya dalam keterangan resminya dikutip Bantenraya.com, Sabtu 7 Juni 2025.
Baca Juga: Produksi Padi Banten 2024 Anjlok 13,34 ribu Ton
Secara historis, sejak bergabung sebagai penyalur FLPP pada tahun 2016, Bank BJB telah merealisasikan 37.636 unit rumah dengan total pembiayaan mencapai Rp4,6 triliun.
Kenaikan kuota FLPP nasional menjadi 350.000 unit rumah di tahun 2025 menjadi momentum penting. BJN menempatkan target kontribusi sebesar 30.000 hingga 35.000 unit rumah subsidi sebagai bentuk tanggung jawab nyata kepada masyarakat Jawa Barat.
Adapun capaian progres bjb KPR Sejahtera FLPP sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024 sampai dengan 2 Juni 2025 sebanyak 2.119 unit rumah dengan total sebesar Rp344 miliar dimana dana BP Tapera sebesar Rp258 miliar dan dana PT SMF Rp86 miliar.***



















