Rabu, 11 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Mengenal Habib Ali Bin Abdurrahman Al Habsyi Kwitang, Guru Spiritual Presiden Soekarno

Banten Raya Oleh: Banten Raya
23 Oktober 2021 | 22:10
Mengenal Habib Ali Bin Abdurrahman Al Habsyi Kwitang, Guru Spiritual Presiden Soekarno

Presiden Sookarno saat bersama Habib Ali Bin Abdurrahman Al Habsyi Kwitang Facebook Majelis Sholawat Ar Raudhoh

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BACAJUGA:

Tangcity Mall Berbagi Berkah Santuni 1000 Anak Yatim

Tangcity Mall Berbagi Berkah, Santuni 1000 Anak Yatim

7 Maret 2026 | 09:59
Ita Kania

Berawal Dari Hobi, Ita Kania Sukses Jadi Pengrajin Batu Alam

19 Desember 2025 | 17:51
Asep Nugrahajaya

Asep Nugrahajaya, Dari Anak Guru SD Jadi Kadis Pendidikan Hingga Staf Ahli Bupati Serang

1 Desember 2025 | 08:34
lowongan kerja

Siap Berkarir di Bank? Lowongan Kerja Terbaru BTPN Syariah, Terbuka untuk D3

9 September 2025 | 07:29

BANTEN RAYA.COM – Presiden Ir Soekarno dikenal sebagai pemimpin yang disegani dunia. Spiritualitas Soekrano juga sangat kuat. 

Dikutip dari akun facebook Majelis Sholawat Ar Raudhoh yang dinggah pada 18 Agustus 2021, sewaktu Ir Soekarno bebas dari penjara Sukamiskin dijemput oleh sanak famili dan kawan karib. 

Para penjemput di antaranya adalah M Husni Thamrin yang kemudian mengajak Bung Karno untuk tinggal di Batavia atau Jakarta saat ini.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Hari Santri Nasional, Walikota Serang: Di Pondok Lebih Baik Daripada Sekolah Formal

Sewaktu tiba di Batavia Bung Karno diajak oleh Husni Thamrin menemui Habib Ali bin Abdurrahman al-Habsyi di kampung Kwitang.

Di sana Bung Karno tinggal selama 4 bulan dengan mendapat nasihat dan ikut pengajian Habib Ali baik di rumah maupun di Masjid Kwitang.

Suatu hari saat Bung Karno sedang ikut hadir pada pengajiannya Habib Ali di Masjid Kwitang M Husni Thamrin datang untuk menjemputnya guna menghadiri pertemuan dengan masyarakat Batavia.

Lalu Bung Karno meminta ijin kepada Habib Ali untuk menghadiri acara tersebut. Dan Habib Ali pun mempersilakannya.

Baca Juga: Filosofi Logo Hari Santri Nasional 2021 dan Link Download Resmi

Dengan masih bersarung Bung Karno menghadiri pertemuan tersebut didampingi M Husni Thamrin. 

Itulah permulaan dekatnya Bung Karno dengan Habib Ali bin Abdurrahman al-Habsyi Kwitang Jakarta. 

Pada tanggal 16 gustus 1945 terjadilah peristiwa Rengas Dengklok. Dimana Bung Karno dan Bung Hatta serta lainnya diamankan oleh para peAmuda di Rengas Dengklok Karawang. 

Haji Darip dari Klender salah satu yang ikut pada waktu itu sempat mengusulkan agar para tokoh ditempatkan di tempat yang layak, karena waktu itu mereka ditempatkan di pinggir kali.

Baca Juga: Viral Video Diduga Calon Kades di Lebak Sawerkan Uang Dari Atas Mobil

Haji Darip mengusulkan kepada Sukarni dan kawan-kawan agar Bung Karno dan Bung Hatta ditempatkan di rumah yang layak dan akhirnya ditempatkan di rumah warga etnis Tionghoa yang bernama Djie Kiaw Siong. 

Pada waktu itu ada perundingan antara Golongan Tua dan Golonga Muda dalam merumuskan dan menyusun teks Proklamasi yang berlangsung pada pukul 2 dini hari hingga pukul 4 menjelang waktu sahur. 

Teks Proklamasi ditulis di ruang makan Laksamana Tadashi Maida di Jl. Imam Bonjol. Setelah Sahur dan sesudah adzan Shubuh Bung Karno menyempatkan diri ke Kwitang dengan menyamar untuk menemui Habib Ali al-Habsyi guna memohon doa restu besok akan diadakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Maka tak heran jika pembacaan teks proklamasi yang semula dijadwalkan pagi hari tertunda sampai jam 10. Dikarenakan Bung Karno sowan dulu ke kediaman Habib Ali guna meminta restu.

Baca Juga: Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Sanuji Ajak Santri Berdaya

Hari Jum’at 17 Agustus 1945 M. bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H jam 10 siang dibacakan teks Proklamasi oleh Bung Karno sekaligus pengibaran bendera Merah Putih yang dijahit oleh Ibu Fatmawati. 

Selang dua jam setelah dibacakan Proklamasi, Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi mengumumkan kepada Jamaah Sholat Jum’at di Masjid Kwitang Bahwa negara ini telah diproklamirkan kemerdekaannya, Habib Ali memerintahkan agar seluruh Umat Islam memasang bendera merah putih di rumah dan kampungnya masing masing. 

Habib Ali menegaskan agar apa yang di umumkannya disebarluaskan. 

Kabar tentang pengumuman oleh Habib Ali Kwitang cepat menyebar dikalangan Masyarakat Jakarta khususnya para Ulama dan Habaib, Guru Mansur dari Jembatan Lima yang mendengar maklumat dari sang guru langsung membuat bendera Merah putih dan dipasang di atas menara Masjidnya.

Habib Ali bin Husein Al-Attas pula tidak ketinggalan ikut memasang bendera merah putih di depan kediamannya, begitu pula Habib Salim bin Jindan memasang bendera di depan rumahnya, sampai sampai banyak masyarakat yang bertanya kepada Habib Salim. 

”Ya Habib Salim, ada apa dan kenapa bendera merah putih kau kibarkan di depan rumahmu ?”

Baca Juga: Persiraja vs Arema 0-2, Lima Pertandingan Singo Edan Tanpa Kebobolan

Habib Salim menjawab, ”Apa kalian tak dengar kabar bahwa ini negeri telah merdeka, ketahuilah ini negeri telah merdeka dan lambang dari kemerdekaannya adalah bendera Merah putih ini, sudah kalian jangan banyak tanya lagi, lekas kalian buat bendera merah dan putih lalu pasang di rumah kalian, kalau ada yang tanya, bilang kalau negeri ini sudah Merdeka “

Karena banyaknya masyarakat Jakarta yang tiba-tiba memasang Bendera Merah putih di rumahnya, Para Penjajah Jepang gusar dan masih belum rela menerima kemerdekaan Indonesia. Para tentara Jepang pun diturunkan untuk merampas bendera merah putih dari rumah-rumah penduduk khususnya di kediaman para tokoh, tidak ketinggalan penggeledahan dilakukan di rumah Habib Ali Kwitang. Habib Ali menolak sama sekali untuk menurunkannya hingga Habib Ali pun ditahan, begitu juga Guru Mansur , beliau diminta menurunkan bendera dari menara Masjid akan tetapi Guru Mansur mempertahankannya hingga di berondongkannya peluru ke menara Masjid,tapi Guru Mansur tetap Pada pendiriannya yang pada akhirnya Guru Mansur pun ikut ditahan oleh Jepang. 

Pihak Jepang pun kewalahan karena makin banyaknya orang yang ditahan, mengakibatkan tidak cukupnya ruang tahanan, lalu dengan sangat terpaksa pihak Jepang membebaskan masyarakat yang ditahan termasuk para Alim Ulama dan Habaib.

Baca Juga: Ini Doa Agar Bisa Mudah Menghafal Alquran Versi Ustad Adi Hidayat

Pada akhirnya Jepang pun hanya bisa pasrah dengan Masyarakat Jakarta yang mendukung Kemerdekaan Negara Indonesia. 

Maka tradisi pengibaran bendera merah putih di hari kemerdekaan Indonesia yang sampai sekarang terus dilakukan seluruh rakyat Indonesia, itu yang pertama kali menyerukan/ memerintahkan seorang ulama, seorang habaib dialah Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi kwitang, Jakarta. Guru spiritual Ir. Soekarno. ***

Editor: Administrator
Tags: Ir Soekarno
Previous Post

Viral Video Diduga Calon Kades di Lebak Sawerkan Uang Dari Atas Mobil

Next Post

Peringatan Dini BMKG: Sumatera Barat Berpotensi Hujan Lebat Diserat Petie dan Angin Kencang Pagi Ini

Related Posts

Tangcity Mall Berbagi Berkah Santuni 1000 Anak Yatim
Citizen

Tangcity Mall Berbagi Berkah, Santuni 1000 Anak Yatim

7 Maret 2026 | 09:59
Ita Kania
Citizen

Berawal Dari Hobi, Ita Kania Sukses Jadi Pengrajin Batu Alam

19 Desember 2025 | 17:51
Asep Nugrahajaya
Citizen

Asep Nugrahajaya, Dari Anak Guru SD Jadi Kadis Pendidikan Hingga Staf Ahli Bupati Serang

1 Desember 2025 | 08:34
lowongan kerja
Citizen

Siap Berkarir di Bank? Lowongan Kerja Terbaru BTPN Syariah, Terbuka untuk D3

9 September 2025 | 07:29
Fun Run
Citizen

Muhammadiyah Gelar Fun Run 2025 di Yogyakarta Akhir Pekan Ini, Catat Tanggalnya

8 September 2025 | 20:53
3 Link Twibbon Peringatan HUT Jalasenastri 2025, Desain Gratis dan Terbaru
Citizen

3 Link Twibbon Peringatan HUT Jalasenastri 2025, Desain Gratis dan Terbaru

26 Agustus 2025 | 17:18
Load More

Popular

  • Istana Surosowan terlihat dari udara. Istana Surosowan hancur akibat perang antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan anaknya Sultan Haji yang dibantu oleh Belanda. (Dokumentasi DJKN Banten)

    Gubernur Banten Usulkan Rekonstruksi Istana Surosowan Kepada Menteri Kebudayaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Budi Rustandi Turun Tangan Bredel Spanduk Liar di Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayah-Anak Bersitegang? Rumah Aspirasi Bupati Lebak Disegel JB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APBD Pemkot Cilegon Dibuka Transparan, Warga Bisa Akses Cukup Via Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Gratis Tak Pakai Bus Abal-abal, Dishub Kota Cilegon Jamin Semua Sudah Dicek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi beasiswa Australia Awards Scholarships. Foto dibuat dengan AI. (Freepik.com)

Mau Kuliah Gratis di Australia? Beasiswa Bergengsi Ini Kembali Dibuka untuk S2 dan S3

11 Maret 2026 | 14:00
Suasana diskusi Asisten I Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan Farhat (kanan) dengan Walikota Cilegon Robinsar, Rabu 11 Maret 2026. (DOkumentasi Diskominfo Cilegon).

Penasihat Khusus Presiden Sebut Cilegon Masih Kekurangan SDM Kesehatan, Perlu Ada Tindak Lanjut Segera

11 Maret 2026 | 13:47
Ilustrasi transaksi pembayaran dengan dompet digital OVO. (Dokumentasi OVO)

OVO Catat Lonjakan 79 Persen Transaksi saat Sahur, Rata-rata War Belanja Online

11 Maret 2026 | 13:30
Kumpulan pantun malam Lailatul Qodar Ramadan 2026. (Pixabay/Sarath Maroli)

7 Pantun Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026, Ungkapan Suka Cita dengan Penuh Doa dan Harapan

11 Maret 2026 | 13:10

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda