BANTENRAYA.COM – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon saat ini sedang memersiapkan diri menghadapu MTQ tingkat Provinsi Banten yang rencananya akan digelar pada Desember 2021.
Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, baru saja meraih juara umum MTQ Kota Cilegon ke-20 tahun 2021 beberapa waktu lalu.
Ketua LPTQ Kecamatan Purwakarta Wawan Ikhwani mengatakan, Kecamatan Purwakarta saat ini siap untuk menyambut perlombaan MTQ tingkat Provinsi Banten untuk mewakili Kota Cilegon.
Baca Juga: Filosofi Logo Hari Santri Nasional 2021 dan Link Download Resmi
“Kami meminta kepada Pemkot Cilegon agar bisa melakukan pembinaan secara serius kepada kafilah asal Kecamatan Purwakarta untuk perlombaan tingkat Provinsi Banten,” kata Wawan ditemui saat Tasyakuran Juara MTQ Kota Cilegon ke-20, di Aula Kantor Camat Purwakarta, Jumat 22 Oktober 2021.
Wawan yang juga Sekretaris Camat Purwakarta juga menyampaikan kepada LPTQ Provinsi Banten.
Ia meminta, agar perlombaan MTQ tingkat Provinsi Banten, semua peserta yang mewakili kabupaten atau kota menerjunkan sumber daya manusia atau SDM lokal yang dimilikinya.
“Kami berharap agar perlombaan MTQ tingkat Provinsi Banten pada 2021 ini, semua kafilah yang mewakili kabupaten atau kota, merupakan kafilah yang berdomisili,” katanya.
“Penduduk setempat, tidak ada kafilah yang ambil dari daerah lain,” harapnya.
Jika semua kafilah dari daerah yang ada di Banten, APBD Provinsi Banten yang dikeluarkan untuk MTQ kembali dirasakan oleh warga Banten juga.
Baca Juga: Incar Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha, Untirta Terapkan Program Kedaireka
“Kalau kafilah MTQ ambil dari provinsi lain, terus juara, artinya APBD Banten diberikan kepada warga provinsi lain,” ujarnya.
Hal senada didukung oleh Asisten Daerah atau Asda I Setda Kota Cilegon Tatang Muftadi yang turut hadir dalam acara tasyakuran tersebut.
“Kami sangat mendukung, jika MTQ tingkat Provinsi Banten memerlombakan SDM lokal yang dimiliki Banten, kafilah-kafilah dari penjuru Banten sangat potensial,” tuturnya.
Baca Juga: Rachel Vennya Kabur dari Lokasi Karantina, dr Tirta: Oknum Itu Sudah Ada dari Tahun Lalu
“Kota Cilegon akan menampilkan kafilah murni asal Cilegon, bukan dari luar kota,” imbuhnya.
Tatang juga akan mengajukan kepada Walikota Cilegon, jika kafilah dari Cilegon ada yang juara di tingkat Provinsi Banten, diberikan hadiah berupa pengangkatan sebagai tenaga honorer.
“Saya akan sampaikan ke Pak Wali (Walikota Cilegon Helldy Agustian-red), kalau ada kafilah Cilegon yang juara di tingkat Provinsi Banten, untuk bisa diangkat sebagai tenaga honorer, baik itu TKK (Tenaga Kerja Kontrak) atau THL (Tenaga Harian Lepas),” ujarnya. ***

















