BANTENRAYA.COM – Wakil Gubernur atau Wagub Banten A. Dimyati Natakusumah meminta para pengusaha di Banten tidak mengabaikan aspek lingkungan dalam menjalankan usahanya.
Ia menekankan pentingnya para pengusaha menciptakan ruang terbuka hijau dan fasilitas sosial demi kenyamanan karyawan serta warga sekitar.
“Setiap perusahaan harus punya taman, minimal di halaman depan. Jangan sampai kelihatan gersang,” kata Dimyati, Minggu 20 April 2025.
Baca Juga: Puskesmas di Lebak Kekurangan Ruang Pelayanan, Dinkes Akhirnya Korbankan Fasilitas Plat Merah Ini
“Pemprov Banten sangat peduli dengan lingkungan. Tamanisasi ini juga jadi wajah perusahaan,” tambahnya.
Dimyati juga meminta agar perusahaan menyediakan fasilitas umum dan sosial, termasuk ruang terbuka hijau. Menurutnya, hal ini penting agar lingkungan industri tetap manusiawi dan tidak merusak keseimbangan wilayah.
“Fasos dan fasum itu penting. Harus ada ruang hidup yang bisa dinikmati warga sekitar pabrik,” ujarnya.
Baca Juga: Libatkan Ratusan Personel, Pemprov Banten Bongkar Sisa Pagar Laut di Perairan Tangerang
Tak hanya itu, Dimyati juga mewajibkan seluruh perusahaan di Banten memasang kamera pengawas. Menurutnya, CCTV sangat penting untuk membantu dalam menjaga keamanan lingkungan industri.
“Pasang CCTV, di dalam dan di luar. Ini jadi mata dan telinga kami di lapangan, juga buat aparat penegak hukum kalau ada masalah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DLHK Banten Wawan Gunawan mengaku, belum bisa bertindak tegas karena belum ada Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di tubuh DLHK.
Baca Juga: Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu Rumahkan Karyawan di Lebak
“Kalau mau nyegel perusahaan yang melanggar, harus ada PPLH atau PPNS. Tapi sampai sekarang kita belum punya,” kata Wawan.
“Jadi paling hanya bisa beri sanksi administratif. Mau tindak lebih jauh, ya bingung.” tambahnya.
Menurut Wawan, pihaknya sudah mengusulkan pembentukan tim PPLH pada masa kepemimpinan Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar namun usulan tersebut belum disetujui.
Kini, ia berharap dukungan dari Wagub Dimyati bisa mempercepat proses itu.
“Kami sudah ajukan tujuh orang. Sekarang Wagub siap dukung. Mudah-mudahan bisa segera terbentuk,” ujarnya. ***



















