BANTENRAYA.COM – Ujian Nasional (UN) pada jenjang sekolah SD-SMA Sederajat sempat menjadi tolak ukur akademis siswa di tingkat nasional yang juga menentukan kelulusan di Indonesia.
Sebelumnya, pada era kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, (Mendikbud) Nadiem Makarim dan era kepemimpinan Presiden Jokowi, UN pernah dihapus dalam sistem pendidikan di Indonesia pada tahun 2021 yang lalu.
Setelah sempat hilang UN saat ini kembali ramai dibicarakan di publik setelah adanya rencana penerapan kembali pada tahun 2026 mendatang.
Baca Juga: Drama Love Scout Episode 2 Sub Indo: Link Nonton Full Movie Lengkap dengan Spoiler Bukan Bilibili
Kabar ini muncul dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendiksasmen), Abdul Mu’ti yang bekerja di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Informasi tentang pengembalian UN dari Mendiksasmen, Abdul Mu’ti ini diunggah oleh akun Instagram @sisiterang.official pada Kamis, 2 Januari 2025.
Dalam unggahan tersebut menampilkan informasi sistem UN akan segera direncanakan kembali pada tahun 2026.
Baca Juga: Jadwal Rilis TikTok Replay 2024, Siap-siap Nostalgia Bareng Konten Viral Tahun Lalu
“Setelah ditiadakan sejak tahun 2021, Mendiksasmen Abdul Mu’ti sebut akan kembalikan UN pada tahun 2026,” tulis keterangan Instagram @sisiterang.official.
Dengan konsep yang berbeda, UN diisyaratkan Abdul Mu’ti akan kembali digelar pada tahun 2026 mendatang.
“UN sudah siap secara konsep, tetapi 2025 ini belum kita laksanakan,” kata Abdul Mu’ti.
Terdapat perubahan yang mencolok sebagaimana yang dituturkan oleh Mendiksasmen, Abdul Mu’ti. Berikut ulasannya:
1. Namanya Bukan Lagi UN
Abdul Mu’ti menyebut bahwa tidak ada lagi istilah UN pada masa mendatang bagi para siswa di Indonesia.
Mendiksasmen berjanji akan mengumumkan terkait nama baru UN pada April 2025 mendatang.
Baca Juga: Makin Seru! Spoiler Drakor The Tale Of Lady Ok Episode 9 dengan Link Nonton Sub Indo Full Movie
“Untuk tahun ajaran 2025-2026 bentuknya seperti apa, namanya apa, tunggu sampai nanti kita umumkan,” katanya.
Akan tetapi menurutnya akan ada evaluasi, karena evaluasi itu adalah amanah undang-undang dan tunggu saja setelah Idul Fitri 2025.
2. Belajar dari Penerapan UN Sebelumnya
Baca Juga: 11 Link Twibbon HUT KOWAL ke-62 Tahun 2025, Desain Elegan dan Kekinian Cocok Dibagikan di Medsos
Abdul Mu’ti mengaku bahwa pihaknya telah mengkaji dan berharap sistem baru yang telah dirancangnya akan tepat untuk mengukur hasil belajar siswa di Indonesia.
Walaupun belum mengungkapkan sepenuhnya, Mendiksasmen berjanji akan adanya sistem baru dan terasa berbeda dari sebelumnya.
3. Ketua Komisi X DPR: Harus Benar-Benar Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Baca Juga: Nonton Anime Solo Leveling Season 2 Episode 1 Sub Indo, Beserta Spoiler Tayang Perdana Malam Ini
Berkaca dari pemberlakuan UN sebelumnya, kembalinya UN sebagai sistem evaluasi belajar di Indonesia, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudin menyatakan pihaknya akan mendukung rencana dari Mendiksasmen.
Selain itu Hetifah juga menegaskan bahwa kebijakan baru dari Abdul Mu’ti selaku sosok perpanjangan tangan Prabowo di bidang pendidikan Indonesia, harus benar-benar meningkatkan kualitas pendidikan.
4. Komisi X DPR Bakal Gali Konsep Baru UN dari Mendiksasmen
Baca Juga: TAMAT! Nonton True Stalker Episode 8 Full Movie, Express dan Reguler Beserta Spoiler Terakhir
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfan menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil Abdul Mu’ti terkait wacana UN yang akan digelar tahun 2026 mendatang.
“Kami akan mengundang Mendiksasmen dan mendengarkan penjelasan beliau terkait rencana UN,” katanya.
Dengan adanya informasi tentang pengadaan UN di Indonesia pada tahun 2026 semoga berjalan dengan baik. ***


















