BANTENRAYA.COM – Sebagai penutup rangkaian kegiatan pembelajaran tahun ajaran ini, SD Negeri 2 Bintangresmi menggelar acara Kemah Literasi selama dua hari, pada Senin dan Selasa (23-24 Desember 2024).
Acara ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, serta siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6.
Kemah Literasi kali ini mengusung konsep inovatif dengan fokus pada pengembangan keterampilan literasi secara menyeluruh.
Baca Juga: Dukung Gerakan Genting, Andra Soni Jadi Orang Tua Asuh 8 Anak Stunting
Kepala SD Negeri 2 Bintangresmi, Ibu Nurbeti, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Kemah Literasi bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa, mencakup membaca, menulis, berbicara, dan berpikir kritis.
“Kegiatan ini adalah bagian dari program Gerakan Literasi Sekolah yang kami gagas untuk memperkuat budaya literasi sejak dini,” ungkapnya.
Dengan tema Membaca Buku, Membangun Karakter, Kemah Literasi menghadirkan berbagai aktivitas menarik dan interaktif. Selain membaca buku, peserta diajak untuk mengenal dunia literasi melalui kegiatan seperti:
1. Talkshow bersama Penulis Lokal, yang memberikan wawasan tentang dunia menulis dan memotivasi siswa untuk berkarya.
2. Ice Breaking dan Story Hunt, permainan edukatif yang melatih kreativitas serta kemampuan berpikir kritis dan bekerja sama dalam tim.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja PT Karunia Permai Sentosa, Dibuka untuk S1 Semua Jurusan
3. Mendongeng dan Jelajah Alam, yang menghubungkan literasi dengan pengalaman nyata, sekaligus melatih keterampilan observasi dan menulis.
Koordinator kegiatan, Pipit Piharsih, menjelaskan bahwa Kemah Literasi dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas kelas.
“Literasi itu tidak hanya tentang membaca buku, tapi juga memahami informasi, berpikir kritis, dan berkomunikasi. Dengan kegiatan ini, kami ingin siswa merasa literasi itu menyenangkan,” ujarnya.
Baca Juga: 40 Persen Gen Z Sulit Ajukan KPR Gegara SLIK Bermasalah, Ini Beberapa Cara yang Bisa Dicoba
Antusiasme siswa terlihat di setiap sesi kegiatan. Salah satu yang paling dinantikan adalah sesi Talkshow Cerita Inspiratif yang menghadirkan penulis lokal sebagai narasumber.
Melalui sesi ini, siswa mendapat inspirasi dan wawasan baru tentang proses kreatif menulis.
Aktivitas Story Hunt juga menjadi favorit siswa. Dalam kegiatan ini, mereka mencari petunjuk tersembunyi untuk merangkai cerita berdasarkan petunjuk yang ditemukan, melatih kreativitas dan kemampuan berpikir logis.
Baca Juga: Tetap Waspada! Perairan Merak Dibayangi Hujan Ringan Saat Hari Natal, yang Mau Mudik Tetap Hati-hati
Tidak hanya kegiatan di dalam ruangan, sesi Jelajah Alam juga menjadi pengalaman yang menarik.
Peserta diajak mengamati lingkungan sekitar sekolah dan menuangkan temuan mereka ke dalam tulisan atau cerita.
Aktivitas ini memperkenalkan siswa pada proses observasi sebagai bagian penting dari literasi.
Baca Juga: TINGGAL KLIK! 17 Link Twibbon Marry Christmas 2024, Desain Kekinian dan Lucu
Kemah Literasi bertujuan membangun kebiasaan membaca dan menulis yang positif di kalangan siswa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi pembaca yang cerdas, tetapi juga individu dengan karakter kuat dan kreativitas tinggi,” tambah Ibu Nurbeti.
Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi komunitas sekolah. Para guru berperan aktif sebagai fasilitator, sekaligus menjadi teladan dalam mencintai literasi.
Sebagai bagian dari Gerakan Literasi Sekolah, Kemah Literasi diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen para peserta untuk terus melanjutkan kebiasaan membaca dan menulis.
Dengan semangat yang baru, SD Negeri 2 Bintangresmi optimis budaya literasi akan terus tumbuh, membawa dampak positif bagi siswa dan lingkungan sekolah. ***


















