BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan, pertumbuhan ekonomi di Banten pada kuartal III tahun 2024 tercatat tumbuh 4,93 persen secara tahunan, berada tipis dibawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,95 persen.
Pertumbuhan ekonomi tersebut, juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuartal II tahun 2024 sebesar 4,70 persen dalam periode yang sama.
Kepala BPS Provinsi Banten Faizal Anwar mengatakan, terjaganya pertumbuhan ekonomi di Banten ditopang oleh berbagai sektor yang tumbuh positif sepanjang semester dua tahun 2024. Didorong oleh berbagai agenda yang menyokong perekonomian Banten.
Baca Juga: Ulama Curug Doakan Maesyal Rasyid Jadi Bupati Tangerang
“Ini tercermin dengan adanya kegiatan HUT RI pada bulan Agustus dan Maulid Nabi, serta aktivitas lembaga non profit atau ormas jelang persiapan logistik Pemilu pada November 2024 nanti,” kata Faizal dalam siaran resmi BPS Banten di Jalan Syeh Nawawi Al Bantani Kavling H 1-2 KP3B, Kota Serang, Selasa, 4 November 2024.
Lebih rinci, Faizal menjelaskan fenomena ekonomi yang mendorong perekonomian di Banten antara lain penjualan mobil yang mengalami peningkatan 15 persen secara kuartal dan sepeda motor sebesar 12 persen dalam periode yang sama.
Baca Juga: Saat Gen Z jadi Dewan di Lebak, Dengar Keluhan Orang Tua Soal Jalan Rusak di Momen Reses
“Data tersebut kami himpun dari Gaikindo, dan menunjukkan laju peningkatan pada sektor otomotif, sehingga berdampak pada perekonomian Banten,” ucapnya.
Selanjutnya, kinerja lapangan usaha industri pengolahan secara nasional pada triwulan III-2024 tetap terjaga dan berada pada fase ekspansi indeks lebih dari 50 persen tecermin dari angka Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) triwulan III-2024, yang sebesar 51,54 persen.
PMI-BI triwulan III-2024 ini masih berada di bawah angka triwulan II-2024, yang sebesar 51,97 persen.
Baca Juga: Dokter AC di Kota Serang Hadirkan Layanan Servis Semua Jenis AC Hingga 50 PK
“Pada realisasi distribusi semen di wilayah Banten, secara kuartal meningkat sekitar 48 persen dan secara tahunan meningkat sekitar 11 persen. Hal ini sejalan dengan progres proyek konstruksi bidang infrastruktur Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Rangkasbitung-Cileles mencapai 67 persen, Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1B CBD-Legok mencapai 94 persen dan Penambahan lajur Jalan Tol Tangerang-Merak, Ruas Serang Barat-Cilegon Timur,” papar Faizal.
Termasuk Pengembangan kawasan hunian dan komersial,Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK 2) di Kabupaten Tangerang, Kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kawasan Alam Sutera serta Kawasan Maja (Kabupaten Lebak juga turut memberikan kontribusi.
“Dengan demikian angka Produ Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) Rp127,08 triliun naik menjadi Rp133,35 triliun, dan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) naik dari Rp204,04 triliun menjai Rp219,88 triliun,” kata Faizal.****

















