BANTENRAYA.COM – Saling sikut mulai terjadi untuk pengisian alat kelengkapan atau AKD DPRD Kota Cilegon.
Bahkan, ada sejumlah partai mengaku ditinggal karena jarangnya diajak pertemuan untuk membahas AKD.
Tidak hanya itu saja, nampaknya koalisi di Pilkada juga tidak satu suara dalam perjuangan AKD.
Hal itu, membuat partai politik berjuang masing-masing untuk perebutan posisi strategis dalam AKD.
Baca Juga: PECAH! The Girl Market Bandung Hadirkan Influencer dan Speakers Ibukota
Salah satu Politikus dari PPP yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, tidak ada sama sekali pembicaraan yang serius soal AKD dalam koalisi.
“Ada obrolan, tapi tidak serius dengan tindak lanjutnya. Bahkan, kesananya meninggalkan satu sama lain,” ucapnya.
Ia menegaskan, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan partai lainnya untuk bisa memperjuangkan AKD.
“Masih terus komunikasi dan lobi-lobi,” ucapnya.***
Hal sama disampaikan salah satu politikus PAN, membenarkan jika irisan koalisi di Pilkada tidak berpengaruh terhadap perebutan kursi AKD.
Hal itu tentu karena partai punya kepentingan masing-masing untuk mendelegasikan kader terbaiknya di AKD.
“Tidak ada irisan Pilkada yang dominan. Semua bisa ketemu dan bicara. Misalnya PPP dengan kami, Nasdem juga komunikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon Qoidatul Sitta mengatakan, tidak ada partai yang ditinggal, semua diajak komunikasi terutama pimpinan-pimpinan fraksi.
Baca Juga: Drakor What Comes After Love Episode 1 dan 2: Link Nonton Full Movie Beserta Sinopsis Bukan Bilibili
“Semuanya masih cair, semuanya membangun komunikasi,” ujarnya.
Sitta menegaskan, untuk PKS sendiri pada pekan depan sudah meminta agar AKD dilakukan pembahasan. Hal itu agar semua agenda pemerintahan tidak terhambat.
“Pekan depan kami ingin AKD dihabas secepatnya. Jangan sampai karena belum terbentuk semua agenda penting tertunda,” jelasnya.
Hal sama disampaikan Ketua Fraksi Gerindra Fauzi Desviandy, jika pihaknya berharap pembahasan untuk AKD bisa segera dilakukan.
Baca Juga: Penerimaan Pajak Banten Capai Rp51,33 Triliun Per Agustus 2024
“Yah tentu sekarang sudah ada pimpinan definitif jadi selanjutnya AKD bisa dibahas,” ujarnya.
Ian panggilan akrab Fauzi Desviandy menegaskan, pihaknya masih terus melakukan komunikasi dengan seluruh partai soal posisi AKD.
“Belum bisa disampaikan. Kami sudah bahas secara internal tinggal nanti dibahas juga dengan fraksi lainnya,” pungkasnya.
Berdasarkan kabar beredar jika ikut dalam formasi awal lobi-lobi partai, maka Ketua DPRD akan diisi Golkar Rizki Khairul Ichwan, Wakil Ketua I Gerindra Sokhidin, Wakil Ketua II PAN Masduki yang baru saja dilantik.
Baca Juga: Pjs Walikota Cilegon Minta Pimpinan DPRD Utamakan Kepentingan Publik Bukan Partai
Untuk formasi AKD lainnya, Ketua Harian Badan Anggaran adalah Gerindra, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah atau Bapemperda Demokrat, Ketua Badan Kehormatan atau BK PAN, Ketua Komisi I PPP, Ketua Komisi II Gerindra, Ketua Komisi III PAN, Ketua Komisi IV Nasdem.***


















