BANTENRAYA.COM – Perempuan disabilitas asal Kebonsari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon mampu menerbitkan empat buku hanya dengan menulis dengan dagu.
Ayushinta Adhelia atau akrab disapa Adelia itu mengatakan, dirinya memiliki bakat dalam menulis buku sudah lama, sejak kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Saat ini Adelia berusia 25 tahun.
“Sudah suka menulis dari kelas 2 MI atau sekitar umur 8 tahun. Awalnya karena dari hobby, dan saran dari guru waktu SMP,” kata Adelia kepada Bantenraya.com, Jumat 20 September 2024.
Adelia menyampaikan, sejak SMP dan SMA sudah mengikuti lomba menulis tingkat Kota Cilegon. Kata dia, dirinya bersekolah di tempat yang khusus.
“Memang sudah pernah ikut lomba dari jaman SMP, dan mulai ditekuni sampai sekarang. Menulis dari laptop atau handphone, ngetiknya pakai dagu,” sambungnya.
Dirinya sudah menerbitkan empat buku dengan genre horor thriller dengan tahun yang berbeda-beda. Proses penulisannya paling cepat dua bulan dan paling lama satu tahun.
“2021 judul bukunya darah di sekolahku, 2022 ada 2 buku, yang pertama judul bukunya iblis berwajah malaikat dan kampus setan, 2024 ini sedang proses penerbitan story behind the handsome unded,” ucapnya.
Buku terbitannya tersebut dijual secara online melalui sosial media dan penerbitnya juga. Menurutnya, awal memang sulit karena masih menjadi penulis pemula.
“Share di sosial media untuk penjualannya, karena masih pemula juga. Penerbitannya baru secara mandiri, tapi tetap ditekuni menulisnya,” ujarnya.
Baca Juga: Modus Pria Fetish Ikat Lakban di Lebak Jebak Sang Korban, Minta Bantuan Bikin Film Pendek Lalu…….
Namun secara waktu dekat ini, Adelia menjelaskan, bukunya akan disimpan di rumah Banten Creative Disability di Gerem.
“Untuk yang di Gerem itu nanti menyimpan 1 judul buku 10 buku, baru 3 judul karena yang 1 masih dalam proses penerbitan,” jelasnya. (mg-tia) ***



















