BANTENRAYA.COM – Jangan heran kalau hari ini 2 Oktober warga Indonesia rata-rata mengenakan batik. Soalnya hari ini adalah Hari Batik Nasional yang kali pertama dicetuskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak 2009 lalu.
Beberapa daerah di Indonesia memang dikenal sebagai sentra batik nasional khususnya daerah-daerah di Jawa Tengah. Namun dalam sejarahnya, kabupaten dan kota di Banten pun ternyata punya motif batik yang khas seperti misalnya batik Pandeglang.
Baca Juga: Cuma Rp14.000 Bisa Makan di Se’i Sapi Kuy PCI
Di Pandeglang sendiri daerah yang saat ini dikenal sebagai lokasi kegiatan sentra membatik, yakni di Cikadu, Desa TanjungJaya, Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang
Ada 14 motif batik Pandeglang yang sudah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (HAKI) yaitu:
1. Pandeglang Lumampah
2. Jojorong Sapasung
3. Kaceprek Sapalengpeng
4. Kadu Sakangkot
5. Gula Kaung Sakojor
6. Rampak Bedug
7. Taleus Sabeuti Pandan Sadapur
8. Puteuy Sapapan Jengkol Sapalekpek
9. Leuit Salisung Pare Sapocong
10. Badak Sacula
11. Kacapi Saruntuy
12. Cangkaleng Sasiki
13. Pandeglang Berkah,
14. Pandeglang Tawadhu.
Baca Juga: Mayoritas Warga Menilai Pancasila Tidak Boleh Diubah Tohir
Ke 14 motif batik Pandeglang di atas mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), sejak Mei 2018 lalu.
Jumlah motif batik Pandeglang yang punya HAKI lebih banyak dari Pekalongan salah satu daerah sentra batik untuk wilayah Jawa Tengah yang pada tahun 2004 silam baru 10 dari 96 motif batik yang sudah memiliki hak paten.
Baca Juga: Wanita Jangan Bangga Dulu Punya Tubuh Langsing, Bisa Karena Penyakit Anarokesia
Sedangkan sentra batik Trusmi, Kota Cirebon, yang juga dikenal pusat batik di wilayah Jawa Barat, pada 2005 silam, dari 100 motif batik yang diusulkan, 23 motif diantaranya tidak dilindungi hak cipta.
Sejak batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO, sejatinya batik justru harus dilestarikan, bukan dijadikan hak ekslusif semata. ***

















