BANTENRAYA.COM – Kabar menarik datang dari pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong yang akhirnya membebarkan alasan mengapa dirinya memilih untuk memperpanjang kontraknya bersama skuad Garuda.
Shin Tae-yong diketahui lebih memiliki memperpanjang kontrak dengan Timnas Indonesia meski Korea Selatan disebut ingin kembali menggunakan jasanya.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong habis kontrak dengan Timnas Indonesia pada akhir Juni ini dan telah memperpanjang kontrak hingga 2027 mendatang.
Hal itu terlihat dari unggahan akun instagram resmi @timnas.indonesia dan @erickthohir yang sepakat untuk bekerja keras menuju Garuda mendunia.
Menariknya belum lama ini, media Korea Selatan mengabarkan bawa juru taktik Timnas Indonesia berusia 54 tahun itu di lirik pasukan Taeguk Warriors.
Namun Shin Tae-yong mengisyaratkan bahwa tidak mau untuk menerima tawaran Korea Selatan pasalnya Shin Tae-yong kecewa dengan Korea Selatan yang tidak memasukkan namanya sejak awal
Ia hanya ditunjuk sebagai juru selamat seperti di tahun 2018 ketika menggantikan peran Uli Stielike.
Menurut Shin Tae-yong membangun sebuah Timnas yang kuat tidak bisa dengan waktu singkat, ia menegaskan hanya ingin menjadi pelatih Taeguk Warriors jika dikontrak 4 tahun.
Baca Juga: Kader PKS Kota Serang Harus Menerima Kelebihan dan Kekurangan Nur Agis Aulia
“Namun saya selalu dipanggil sebagai petugas pemadam kebakaran ketika keadaan mendesak, jadi saya memanfaatkan setiap kesempatan dengan baik,” kata Shin Tae-yong .
“Tapi saya kecewa karena tidak dimasukkan dalam daftar pertama pelatih Timnas,” ucap Shin Tae-yong dikutip dari kanal YouTube Garuda Space.
Dengan alasan tersebut wajar jika Shin Tae-young memutuskan untuk bertahan bersama timnas Indonesia, sebab ia bakal ditawari kontrak jangka panjang 3 tahun sampai 2027.
Terlebih perjalanan karier juru taktik negeri ginseng tersebut pun juga mendapat banyak dukungan dari publik Indonesia.
Baca Juga: Polres Lebak Siapkan Tim Siber Berantas Judol
Terbuktinya dirinya sudah membawa Timnas Indonesia ka Piala Asia secara back to back pada tahun 2027 mendatang setelah resmi lolos round 3 Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.***

















