BANTENRAYA.COM – Atap SDN Kalilanang 2 di Kampung Cilodong, Desa Pakuncen, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang ambruk setelah diguyur hujan.
Peristiwa ambruknya atap SDN Kalilanang 2 tersebut terjadi pada Rabu 27 Maret 2024 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Akibat tiga ruang kelas yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 tidak bisa ditempati.
Warga Desa Pakuncen Suhanda mengatakan, dengan ambruknya atap tiga ruang kelas SDN tersebut saat ini hanya tinggal tiga ruang kelas yang bisa untuk dipakai belajar.
“Kondisinya rusak parah dan tidak bisa ditempati. Terus satu ruang kelas lagi sudah lama ambruk atapnya tertimpa pohon aren tapi sampai sekarang belum diperbaiki,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengaku sudah memerintahkan Kabid SD untuk meninjau langsung sekolah yang ambruk tersebut.
“Jadi yang mengakibatkan ambruk kontruksi atap tidak mampu menopang beban, atapnya rangka baja dan genting,” katanya.
Ia mengungkapkan, bangunan yang ambruk tersebut dibangun tahun 1977 dan terakhir direhab tahun 2002. “Jumlah siswa yang terdampak kelas 1 sebanyak 32 orang, kelas 2 sebanyak 38 orang, dan kelas 3 sebanyak 39 orang,” tuturnya.
Adapun sarana prasarana yang terdampak reruntuhan, kata Asep, yaitu meja 54 unit, bangku 40 unit, dan kursi 28 unit, lemari buku 4 unit, papan tulis 3 unit, meja guru 3 unit, dan papan data.
Baca Juga: 15 Hari Terakhir Ramadhan 2024, Satpol PP Kota Cilegon Perketat Pengawasan Warung Makan
“Sekolah SDN Kalilanang 2 memiliki siswa 231 orang yang terdiri dari siswa laki-laki sebanyak 112 orang dan siswa perempuan 119 orang,” paparnya.
Ia menuturkan, untuk kegiatan belajar siswa untuk sementara dibagi dua sift untuk kelas 1 sampai kelas 3 belajar pagi dan siangnya kelas 4 sampai kelas 6.
“Alternatif kedua menggunakan madrasah yang jaraknya kurang lebih 700 meter dari sekolah yang ambruk,” ungkapnya.
Asep memastikan tahun ini SDN Kalilanang 2 sudah masuk dalam list untuk rehabilitasi. “Tim konsultan sudah menjadwalkan untuk cek lokasi tapi keburu ambruk. Anggaran rehabilitasinya Rp530.495.000 untuk perbaikan 3 ruang kelas,” ungkapnya.***



















