BANTENRAYA. COM – Tiga pelaku begal bergolok yang merampas sepeda motor Yamaha Mio milik Fatah (20) mahasiswa asal Kampung Dukuh, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Rangkasbitung, serta merampas dua unit laptop milik Yoga (20) mahasiswa asal Kampung Leuwikaung, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Rangkasnitung, berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak, Minggu 19 September 2021. Dua diantaranta ditembak karena melawan.
Pata pelaku kala itu melakukan perampasan dan penodongan di belakang Plaza Telkom di Jalan Letnan Muharam, Rangkasbitung, pada Sabtu (18/9) dini hari.
Tiga pelaku itu adalah Edo Haryanto (28) warga Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Rangkasbitung, David Maulana (25) warga Kampung Babakan Nambo Seeng, Desa Cijoro Lebak, Rangkasbitung, serta Muhamad Bebi (25) warga Kampung Kadulisung, Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga. Polisi juga menciduk Suhendi (36) warga Kampung Pasir Kobul, Desa Mekarwangi, Kecamatan Muncang yang merupakan penadah barang rampasan.
Baca Juga: Emak-emak Penjual Sayur di Pandeglang Kena Begal Tiga Orang Bersenjata Golok
Kepala Satreskrim Polres Lebak, AKP Indik Rusmono saat melakukukan ekspos di halaman Polres Lebak Senin 20 Septembet 2021, mengungkapkan, sebelum kejadian kedua korban hendak pulang usai mengerjakan tugas dari kampusnya di area wifi gratis milik Plaza Telkom pada Jumat (17/9) malam. Mahasiswa ini mengerjakan tugas hingga Sabtu (18/9) dini hari.
“Setelah selesai mereka pulang menggunakan Yamaha Mio. Namun, beberapa meter menuju pulang, tiba-tiba mereka diihadang tiga pelaku dengan menodongkan golok. Karena, jiwanya terancam, maka kedua korban menyerahkan motor dan dua unit laptop kepada para pelaku,” ungkap AKP Indik.
Kasus tersebut dilaporkan korban dan kurang dari 24 jam tepatnya Minggu (19/9), satu persatu pelaku berhasil dibekuk diwilayah Rangkasbitung.
“Barang hasi rampasan dijual ke penadah bersama Suhendi warga Kecamatan Muncang, maka yang bersangkutan turut kami amankan,” ujar AKP Indik.
Baca Juga: Pelaku Begal Sopir GoCar di Lebak Berhasil Digulung
Akibat melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapanya, maka dua dari tiga pelaku, yaitu Edo dan David, terpaksa ditembak dibagian betis kaki kirinya. Sedangkan Bebi yang ditangkap saat tertidur pulas dikediamannya, langsung dibuk tanpa melakukan perlawanan.
“Edo serta David yang ditangkap didua tempat yang berbeda di Rangkasbitung, semmpat melakukan perlawanan, sehingga oleh kami dihadiahi timas panas domasing-masing kaki kirinya,”tegas AKP Indik.
Salah satu pelaku yang merupakan otak pembegalan yang sekaligus residivis dalam kasus yang sama, mengaku aksi pembegalan yang dilakukannya terebut untuk memenuhi biaya kebutuhnnya sehari-hari. “Barang hasil merampas langsung kami jual ke Suhendi. sedangkan uangnya kami bagi tiga untuk memenuhi kebutuhan hidup,” kilah Edo. ***



















