BANTENRAYA.COM – Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) merupakan kawasan taman nasional yang menjadi kebanggaan masyarakat Banten khususnya Kabupaten Pandeglang.
TNUK sendiri berada di ujung Barat Daya Kabupaten Pandeglang, tepatnya di semenanjung Ujung Kulon.
Melansir dari situs tnujungkulon.menlhk.go.id, kawasan TNUK terbentang seluas 105.694,46 hektar.
Daerah yang merupakan daratan seluas 61.357,46 hektar dan perairan seluas 44.337 hektar.
Saat ini, TNUK juga memiliki status sebagai kawasan Geopark Nasional.
Baca Juga: Bingung Nyari Ponsel Kekinian,Rekomendasi Lima HP dengan Kamera Terbaik 2024
Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM RI Nomor: 393.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Penetapan Taman Bumi (Geopark) Nasional Ujung Kulon yang dilakukan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif pada November 2023 lalu.
Sebelum ditetapkan menjadi kawasan Geopark Nasional, TNUK sendiri telah melalui jalan yang sangat panjang sejak era kolonial.
Jika kamu penasaran, berikut adalah beberapa fakta menarik tentang Taman Nasional Ujung Kulon.
1. Taman Nasional Tertua di Indonesia
Ujung Kulon merupakan taman nasional tertua di Indonesia yang diresmikan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991.
Peresmian tersebut juga sekaligus meresmikan 4 taman nasional lainnya yakni TN Baluran, TN Komodo, TN Gede Pangrango, dan TN Gunung Leuser.
Baca Juga: Maxim Merchant Sudah Hadir di Pandeglang, Begini Cara Daftarnya!
2. Rumah yang Nyaman bagi Badak Jawa
Taman Nasional Ujung Kulon menjadi habitat bagi Badak Jawa atau Badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus), satwa langka yang dilindungi dan hampir punah, dengan populasi sekitar 79 ekor pada tahun 2022.
3. Keanekaragaman Flora dan Fauna
Taman ini memiliki beragam jenis satwa liar, termasuk badak Jawa, banteng, lutung, macan tutul, kucing batu, owa, kima raksasa, surili, dan anjing hutan.
Selain itu, ada banyak jenis tumbuhan langka yang tumbuh di kawasan Ujung Kulon seperti Batryohora geniculata, Cleidion spiciflorum, Heritiera percoriacea, dan Knema globularia.
4. Ekosistem Hutan yang Luas
Ujung Kulon memiliki ekosistem hutan yang paling luas di Jawa, termasuk hutan pantai, hutan mangrove, hutan air tawar, dan hutan hujan.
Komposisi rimbunnya hutan, garis pantai yang panjang, dan lekukan sungai yang indah membuat kawasan ini menjadi wilayah hutan tropis yang sempurna bagi satwa yang menempatinya.
Baca Juga: Cikal Bakal Atlet Prestasi dari Pembinaan Usia Dini, Minta Pengcab Lakukan Pembinaan Maksimal
5. Objek Wisata Menarik
Terdapat berbagai objek wisata menarik di Taman Nasional Ujung Kulon seperti Pulau Handeuleum, Pulau Panaitan, Pulau Peucang, Gunung Honje, Padang Cidaon, dan Cibunar
Karena kondisi geografis yang kompleks seperti disebutkan di atas, beberapa wilayah dan pulau yang termasuk kawasan TNUK menjadi surga bagi para pecinta penjelajahan.
Taman Nasional Ujung Kulon tidak hanya menjadi tempat suaka bagi flora dan fauna yang ada di dalamnya tetapi juga merupakan destinasi wisata alam yang menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung.
Itu dia sedikit uraian dan fakta menarik dari TNUK. Kita sebagai manusia tentu punya tanggung jawab penuh untuk menjaga kawasan tersebut.
Baca Juga: Di Zona Degradasi, Persita Ingin Bangkit di Solo
Sebagai kawasan konservasi, TNUK tentu menjadi tempat yang cocok untuk melakukan penelitian dan pendidikan.
Namun, karena TNUK juga dibuka sebagai tempat wisata, kamu harus datang dan menikmati keindahan alam di TNUK. (***)
















