BANTEN RAYA.COM – Stok beras premium 5 kilogram (kg) di sejumlah minimarket Kota Cilegon mengalami kekosongan.
Pantauan Banten Raya di beberapa minimarket seperti Indomaret, Alfamidi dan Alfamart, tidak lagi ditemukan beras premium 5 kg.
Misalnya, stok beras di Indomaret Imam Bonjol Cibeber sudah mengalami kekosongan selama lima hari, artinya belum ada pengiriman dalam lima hari ke belakang.
Kemudian, di Indomaret Ketileng Lingkungan Seneja, Kelurahan Sukmajaya juga mengalami kekosongan, bahkan disebut kurang lebih seminggu belum adanya pengiriman.
Hal yang sama juga terjadi di Alfamidi Jalan Pandjaitan Lingkungan Pagebangan dan Alfamart Pandjaitan 2, Kelurahan Ketileng.
Baca Juga: Distribusi Logistik Pemilu di Lebak Penuh Dramatis Seperti Drama Korea Karena Medan Yang Sulit
Bahkan yang cukup parah terjadi di Alfamart Pandjaitan 2, di mana beras premium sudah kosong hampir satu bulan.
Sedangkan di Indomaret Lingkar Selatan 0,5 KM, stok beras premium 5 kg hanya tersisa tiga.
Adanya kekosongan stok beras ini dibenarkan oleh salah satu karyawan Alfamart Pandjaitan 2 yang enggan disebutkan namanya.
Dia mengatakan, hampir seluruh minimarket di Kota Cilegon sudah kehabisan stok beras premium 5 kg.
“Sudah satu bulan ini belum ada pengiriman. Soal sebabnya, saya tidah tahu,” kata dia saat ditemui di lokasi, Senin (12/2).
Saat ditanya, kapan akan datang atau dijual lagi beras premium, ia tidak dapat memberikan kepastian mengenai hal tersebut.
Baca Juga: Catat Ya…… Industri Diminta Beri Kesempatan Buruh Gunakan Hak Pilih
“Enggak tahu ya kapan. Di tempat lain juga sama, sudah habis,” ungkapnya.
*Helldy Sebut Tak Perlu Ada Operasi Pasar*
Walikota Cilegon Helldy Agustian menyebut tidak perlu ada operasi pasar terkait terjadinya kenaikan harga beras.
Helldy menyampaikan, kenaikan harga beras tersebut tidak terlalu melonjak tajam, sebab kenaikannya hanya dikisaran Rp2.000.
“Enggak ya. Menurut saya kondisi saat ini masih kategori, kenaikannya dua ribu memang, tapi masih kategori ibaratnya tidak terlalu melonjak sekali ya,” ujar Helldy.
Helldy mengungkapkan, kenaikan harga beras disebabkan saat ini sedang masuk pada masa tanam dan curah hujan yang cukup tinggi.
Baca Juga: Pj Gubernur Banten akan Nyoblos di Taktakan Kota Serang
“Kenaikan beras ini karena masa tanam, sekarang masa tanam nih karena hujan, masa panennya berkurang, jadi stok berasnya berkurang. Artinya saat ini orang menanam, panennya berkurang,” tegasnya.
“Karena curah hujan kemarinkan terlalu tinggi gitu ya, kalau sudah normal lagi, bisa saya bilang dalam waktu dekat bisa normal kembali,” pungkasnya. (***)
















