BANTENRAYA.COM – Pemkot Serang berencana menjadikan Tempat Pembuangan Akhir Sampah atau TPAS Cilowong sebagai TPAS Terpadu.
Rencana tersebut terungkap saat Penjabat atau Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengunjungi TPAS Cilowong, di Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang pada Jumat, 8 Desember 2023.
Yedi Rahmat didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Serang Farach Richi, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Serang mengunjungi TPAS Cilowong.
Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, kunjungan ke TPAS Cilowong terkait pengelolaan sampah.
Baca Juga: Dapat Dukungan Abuya Muhtadi, Kenaikan Elektabilitas Ganjar Mahfud di Banten Dinilai Tak Signifikan
Kata dia, berdasarkan RPJMD Tahun 2025, TPAS Cilowong ke depan sudah tidak ada.
“Makanya dari sekarang kita menyiapkan pengelolaan sampah untuk terpadu. Nah itu kebetulan yang melaksanakan pemerintah pusat. Maka kami bersama-sama dengan kepala dinas, maupun dewan, akan berkoordinasi ke sana untuk pelaksanaan pengelolaan sampah terpadu,” kata Yedi Rahmat, kepada Bantenraya.com, Minggu 10 Desember 2023.
Menurut dia, saat ini pengelolaan sampah di TPAS Cilowong sudah berjalan baik.
“Alhamdulillah ya cukup bagus dalam pengelolaan sampah ini. Tapi ke depan mungkin di hari Selasa Rabu, kami ingin berkunjung ke Kementerian PUPR bagaimana sekarang sudah bagus ke depan akan lebih bagus lagi,” ucap dia.
Baca Juga: Eiger Diskon 12 Persen Semua Produk, Buruan Sebelum Batas Waktu Habis
Yedi Rahmat mengaku, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah terpadu.
“Kita sekarang akan mencoba berkoordinasi dengan tim Kementerian PUPR, Direktorat Cipta Karya. Kami akan coba berkoordinasi untuk sekarang yang sudah baik dan ke depan akan lebih baik,” ucap dia.
Yedi Rahmat juga meninjau beberapa armada pengangkut sampah yang sudah tidak layak digunakan untuk segera dihapuskan.
“Kalau misalkan armada kan dilihat banyak yang rusak, saya menyarankan untuk dihapus, kalau sudah dihapuskan, mudah-mudahan bisa dianggarkan di dalam APBD,” katanya.
Baca Juga: LIMITED EDITION! Vespa Primavera Edisi Mickey Mouse Hanya Tersedia 5 Unit di Banten, Yuk Buruan Beli
Pada bagian lain, Kepala DLH Kota Serang Farach Richi mengatakan, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya bencana alam di sekitar Cilowong, mengingat curah hujan yang kurun waktu tidak menentu.
“Kita lakukan control bertahap dan fungsi Drainase juga kita siapkan, beronjong sudah kita siapkan dinaikan, semuanya sudah kita siapkan dan maksimalkan,” kata Farach Richi.
Untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor, pihaknya telah berupa menata TPAS Cilowong.
“Untuk menghindari longsor, kita lakukan terasering, dan penataan sampah juga sehingga sampah tidak menumpuk ke atas, tapi kita lakukan kemiringan agar tidak terjadi longsor,” pungkas dia. ***

















