SERANG, BANTEN RAYA – Guna mengantisipasi semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kota Serang, Pemkot Serang mewacanakan penggunaan sekolah sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Sekolah-sekokah yang akan digunakan adalah yang berdekatan dengan rumah sakit.
“Itu baru wacana. Belum ada kajian teknis untuk itu,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang W Hari Pamungkas, Kamis (1/7/2021).
BACA JUGA: Pecah Rekor Lagi! Kota Tangsel serta Kabupaten Lebak Sekarang Ikut Masuk Zona Merah
Ia menjelaskan, sekolah dipilih karena sampai saat ini belajar tatap muka juga masih belum jelas. Sehingga untuk sementara sekolah bisa menjadi alternatif pilihan sebagai fasilitas isolasi pasien Covid-19. Selain itu, sekolah juga diwacanakan sebagai tempat isolasi karena tingkat hunian RSUD Kota Serang semakin tinggi, dan saat ini mencapai 70 persen.
“Sekolah bisa jadi alternatif,” katanya.
Hari mengungkapkan, selain sekolah, ada juga wacana penggunaan rumah susun sewa (rusunawa) di Margaluyu, Kecamatan Kasemen, sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19.
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel
Rusunawa Marguluyu, kata Hari, sebetulnya merupakan tempat isolasi yang paling memenuhi syarat karena sudah ada fasilitas yang mendukung untuk itu dibandingkan sekolah. Namun karena jarak Rusunawa Margaluyu yang terlalu jauh, maka mobilitas untuk menjangkaunya menjadi kendala.
“Yang paling ready (siap-red) adalah rusunawa tapi jaraknya terlalu jauh sehingga mobilitas rumah sakit dan puskesmas agak jauh. Akan kita bahasa apakah akan piket atau seperti apa,” ujar Hari. (tohir)















