Sementara kamera selfie-nya tetap 50 megapixel dan kemampuan rekam videonya masih tetap sama bisa 4 ke 60 fps.
Ini sebenarnya yang bikin gua kesal dari dulu. Spesifikasi OPPO versi Cina sama versi global tuh hampir selalu beda jauh.
Mereka kayak sengaja bikin versi Indonesia jadi lebih rendah, padahal harganya tetap tinggi. Sayang banget.
Padahal kalau spek kameranya dipertahankan, Reno 15 bisa jadi salah satu HP paling gila di kelas harga menengah premium akhir tahun ini.
Masuk ke sektor konektivitas, semua kebutuhan modern sudah tersedia. Mulai dari NFC, speaker stereo 2 mikrofon, vapor cooling chamber, IP69, fingerprint ultrasonic.
Oppo Reno 15 Dibekali Baterai 6.200 mAh
Kemudian ada Bluetooth 5.4, WiFi 6, Gyro hardware, dan IR blaster. Untuk urusan daya versi Cina membawa baterai sekitar 6.200 mAh.
Sementara versi Pro 6.500 mAh dengan fast charging 80 watt. Sementara versi global justru di-downgrade parah. Versi basic-nya jadi 6.000 mAh.
Sementara versi Pro-nya jadi 6.200 mAh aja. Keduanya sama-sama pakai fast charging 80 watt.
Saat brand lain lagi berlomba-lomba naikin kapasitas baterai biar makin awet, dia malah nurunin baterai untuk versi globalnya.
Berdasarkan bocoran terbaru, Oppo Reno 15 diprediksi akan masuk ke pasar Indonesia sekitar bulan Januari 2026.
Untuk urusan harga di Tiongkok sendiri, Oppo Reno 15 basic dijual di kisaran Rp7,5 jutaan. Sementara itu, versi yang lebih tinggi yaitu Oppo Reno 15 Pro dibandrol sekitar Rp8,5 jutaan.
Oppo beneran upgrade habis-habisan di sana. Contohnya kamera brutal, chipset kencang, layar kompact, premium, semuanya dapat versi terbaiknya ada di sana.
Tapi pas masuk Indonesia speknya malah kena downgrade. Yang tadinya wah jadi biasa aja. Yang tadinya flexif jadi midrange.
Padahal potensinya gede banget kalau spek versi Cina itu dipertahankan. Tapi Oppo versi global selalu ada bagian yang harus dikurangin. ***



















