BANTENRAYA.COM — Pemerintah Brunei Darussalam kembali membuka peluang besar bagi pelajar internasional melalui program The Government of Brunei Darussalam Scholarship to Foreign Students (BDGS) 2026/2027.
Skema beasiswa penuh ini menjadi salah satu tawaran paling menarik di kawasan Asia Tenggara karena mencakup pembiayaan menyeluruh untuk jenjang D3, S1, hingga S2.
Program ini dikelola oleh Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Brunei dan ditujukan bagi mahasiswa asing yang ingin menempuh studi mulai Juli/Agustus 2026.
Sejumlah kampus ternama di Brunei menjadi tujuan penerima beasiswa, yakni Universiti Brunei Darussalam, Universiti Islam Sultan Sharif Ali, Universiti Teknologi Brunei, Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan, serta Politeknik Brunei.
Brunei dikenal sebagai salah satu negara dengan standar pendidikan tinggi yang berkembang pesat di Asia Tenggara.
BACA JUGA: Beasiswa Garuda 2026 Resmi Dibuka, Peluang Kuliah S1 ke Luar Negeri Makin Terbuka
Universiti Brunei Darussalam bahkan kerap masuk dalam pemeringkatan kampus terbaik kawasan ASEAN.
Lingkungan belajar yang multikultural serta penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar menjadi nilai tambah bagi mahasiswa Indonesia.
Beasiswa BDGS mencakup pembebasan biaya kuliah penuh, tiket pesawat pulang-pergi, tunjangan hidup bulanan sebesar BND 500, tunjangan buku tahunan BND 600, tunjangan makan bulanan BND 150, asuransi kesehatan, serta fasilitas tempat tinggal di kampus.
Bahkan setelah lulus, mahasiswa juga memperoleh tunjangan bagasi saat kembali ke negara asal.
Pilihan program studinya pun sangat luas, mulai dari sains, teknik, bisnis, ekonomi, hingga ilmu keislaman, farmasi, kebidanan, pendidikan, dan ilmu komputer.
Untuk jenjang diploma, masa studi berlangsung 2,5 hingga 3 tahun. Program sarjana ditempuh selama empat tahun, sedangkan magister dua tahun dengan evaluasi akademik setiap semester.
Batas usia pelamar maksimal 25 tahun untuk diploma dan sarjana, serta 35 tahun untuk magister per 1 Juli 2026. Kemampuan bahasa Inggris wajib dibuktikan dengan IELTS minimal 6.0 atau TOEFL 550.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi BDGS dan juga melalui portal masing-masing universitas tujuan. Batas akhir pendaftaran beasiswa adalah 15 Februari 2026 pukul 23.59 waktu Brunei. Hasil seleksi diumumkan mulai 1 Juni 2026.
Bagi mahasiswa Indonesia yang ingin merasakan pengalaman studi internasional dengan pembiayaan penuh, kesempatan ini patut dimanfaatkan. ***


















