BANTEN RAYA. COM – Santri dituntut untuk memahami kitab kuning dan salah satu metode memahami kitab kuning adalah dengan hafalan.
Hafalan biasanya dilakukan saat awal santri akan mendalami sebuah kitab kuning misalnya Alfiyah atau lainnya.
Dikutip dari unggahan akun Instagram santriindonesia yang dilihat bantenraya.com pada Jumat 22 Oktober 2021 bertepata dengan Hari Santri Nasional, ada doa yang biasa dibaca sebagai penguat hafalan.
Baca Juga: Link Twibbon Hari Santri Nasional dengan Latar Almarhum Gus Dur
Doa ini adalah :
Bimillahi wasubhanallohi
walhamdulillahi wala illaha illallohu wallohu akbar wala haula wala kuwwata illa billahil a’liyyil a’zhimil a’jijil a’limi a’dada kulli harfin kutiba wayuktabu abadal abidina wadahroddahirina.
Artinya : (Dengan menyebut asma Allah, maha suci Allah, segal puji milik Allah dan tiad tuhan selain Allah yang maha agung, tiada daya dan kekuatan selain atas pertolongan Allah yang maha mulya agung luhur lagi maha mengetahui, sebanyak huruf yang tertulis dan akan di tulis, berabad-abad dan sepanjang masa)
Baca Juga: 10 Link Twibbon Hari Santri Nasional, Cocok untuk Status WhatsApp, Facebook atau Instagram
Dan setiap selesai menghafal ditutup dengan berdo’a kembali :
Amantu billahil wahidi wahdahu lasyarika lahu wakapartu bima siwahu.
(Aku beriman kepada Allah yang tunggal, Maha Esa, berkesendirian tiada teman dalam ketuhannaNya, dan saya hindari dari bertuhan kepada selainiNya.)
Selain doa, akun ini juga memberikan tips lain.
“Dan dengan banyak membaca shalawat Nabi Sholallahu Alaihi Wa Sallam Karena shalawatlah yang menjadi dzikir seluruh alam,” tulis akun ini. Selamat menghfal para santri.***




















