BANTENRAYA.COM – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Banten menggelar Pekan Olahraga, Seni, Sains, Teknologi, dan Al Qur’an (Porssitequ) 2024.
Acara Porssitequ 2024 ini meriah dan diikuti oleh ribuan peserta, terdiri dari 1325 siswa yang berasal dari 87 sekolah JSIT Banten.
Ajang Porssitequ 2024 berlangsung di Nurul Fikri Boarding School, Serang, Banten pada Sabtu, 20 Januari 2024.
Baca Juga: Jangan Antipati pada Politik, Sanuji Pentamarta Minta Anak Muda Cilegon Maju Jadi Caleg
Kegiatan pembukaan Porssitequ dihadiri oleh pembina JSIT Indonesia Wilayah Banten Taufikurahman SHI, dan Ketua JSIT Indonesia Wilayah Banten Dr. Muhammad Arifin.
Kemudian dihadiri juga oleh Direktur Pendidikan Nurul Fikri KH. Ahmad Munaji LC, pengurus JSIT Banten, serta seluruh kepala sekolah se-JSIT Banten.
Dr. Muhammad Arifin, Ketua JSIT Banten, menyatakan bahwa Porssitequ adalah program yang telah digagas sejak 2021 sebagai ajang silaturahmi tahunan sekolah Islam Terpadu di Banten.
Baca Juga: Resmi Mengaspal di Banten, Motor Listrik EM1 e Siap Libas Jalan Bergelombang Hingga Genangan Banjir
“Mari kita tingkatkan potensi kita. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang yang selalu punya sahabat banyak dan punya banyak prestasi,” ujarnya dengan semangat.
Ketua panitia Porssitequ 2024, Deni Sahmaulana, M.Pd, berharap bahwa acara ini dapat meningkatkan prestasi siswa.
“Melalui Porssitequ ini, kita ingin menjadikan siswa JSIT Banten menjadi anak-anak yang unggul secara prestasi baik dan akhlak, serta menjadi contoh dan teladan bagi siswa lainnya,” tambahnya.
Baca Juga: Kode Promo Maxim Terbaru Januari 2024, Dapatkan Saldo Rp100 Ribu Secara Cuma-cuma!
Porssitequ 2024 menampilkan 55 lomba, termasuk futsal, badminton, basket, renang, sprint, olimpiade matematika, mendongeng, bercerita, solo vokal, dan banyak lagi.
Untuk memberikan penghargaan kepada peserta, panitia tidak hanya memberikan penghargaan untuk juara 1, 2, dan 3, tetapi juga hingga juara harapan tiga.
Keunikan lomba yang diselenggarakan oleh JSIT Banten terletak pada pendekatan kekeluargaan yang menjadi dasar setiap lomba.
Baca Juga: Inilah Syarat Agar Indonesia Lolos Babak 16 Besar Piala Asia 2023 Usai Menang dari Vietnam
Semangat kompetisi ini membantu mempererat tali persaudaraan di antara siswa-siswi sekolah Islam Terpadu di Banten.***



















