BANTENRAYA.COM – Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang mencatat Banten telah 32.559 disambar petir pada periode 1-10 Desember 2021.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang Urip Setiyono mengatakan, angka disambar petir kali ini lebih tinggi 32 persen dibanding periode yang sama pada November.
Pada periode 1-10 November 2021, tercatat Banten disambar petir sebanyak 24.644 kali.
Baca Juga: Bukan Ben Joshua, Artis BJ yang Ditangkap Kasus Narkoba oleh Polisi Ternyata Adalah..
Dipaparkan Urip, kejadian sambaran petir tertinggi terjadi pada tanggal 6 Desember 2021 yaitu sebanyak 8.554 sambaran.
Sedangkan kejadian petir paling sedikit yaitu pada tanggal 5 Desember 2021 yaitu sebanyak 101 sambaran petir yang terdeteksi.
Urip mengimbau agar warag selalu waspada dan memberikan tips agar tidak disambar petir.
Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Ustadz Yusuf Mansur, Baru-baru Ini Dituding Penipuan Terkait Investasi
Pertama, agar masuk ruangan. Segera masuk ke dalam ruangan atau mobil jika kalian sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur.
Kedua, warga diminta untuk menjauhi kolam renang. Jika berada di kolam renang segeralah naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.
“Ketiga, jangan berlindung di bawah pohon. Karena pohon yang tersambar petir energinya dapat melompat ke tubuh,” ungakpnya.
Keempat, jauhi tiang listrik. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir.
Kelima, jauhi tempat terbuka. Jangan berada di sawah, lapangan atau taman karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya.
Keenam, berhenti mengendarai motor. Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung.
Baca Juga: Aplikasi Edit Video PC Termudah Saat Dipakai, YouTuber Pemula Harus Pakai Ini
Terakhir, atur jarak berteduh. Jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-4 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir. ***


















