BANTENRAYA.COM – Warga Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang melakukan penjagaan di pintu gerbang masuk di Tempat Pembuangan Sampah Akhir atau TPSA Bangkonol, Kabupaten Pandeglang, Rabu 13 Agustus 2025.
Aksi ini dilakukan untuk memastikan tidak ada truk pengangkut kiriman sampah dari luar daerah, seperti dari Pemerintah Kota atau Pemkot Tangerang Selatan, dan Kabupaten Serang.
Ahmad Yani, koordinator aksi warga Desa Bangkonol menjelaskan, warga berjaga secara bergantian di pintu gerbang masuk TPSA Bangkonol.
Baca Juga: Hyundai Catat 3.017 SPK di GIIAS 2025, Stargazer Primadona Penjualan
Hal itu untuk mencegah tidak ada truk pengangkut sampah dari luar daerah.
“Iya, kita jaga 24 jam, gantian sama warga. Kalau ada mobil truk yang dari luar Pandeglang enggak boleh masuk ke TPSA sama kita,” kata Yani.
Dari hasil penjagaan, warga hanya menemukan truk pengangkut sampah dari wilayah Pandeglang.
Baca Juga: Karoseri PT Gajah Garap Pasar Mobil Niaga di Banten
“Truk sampah yang masuk berasal dari Pandeglang semua,” ujarnya.
Selain memastikan kiriman sampah, kata Yani, warga melakukan imbauan kepada para sopir truk pengangkut sampah dari Pandeglang.
Mereka meminta para sopir untuk menggunakan terpal sebagai penutup saat mengangkut sampah.
“Kalau tidak pakai penutup terpal, kami anggap mereka melanggar andalalin agar jangan abai dengan lingkungan,” ujarnya.***
















