BANTENRAYA.COM – Sebagian jalan di depan Kantor Bupati Pandeglang tepatnya di Jalan Bhayangkara dibiarkan rusak, dan berlubang.
Saat hujan tiba, kondisi jalan tersebut sering digenangi air hingga membahayakan pengendara yang melintas.
“Iya, kalau lewat situ harus menghindari lubang, kalau enggak mah kejebak lubang, apalagi kalau malam hari harus hati-hati,” keluh Hendra, pengendara sepeda motor pada Selasa, 25 Februari 2025.
Dia menyebut, seharusnya pemerintah daerah gerak cepat memperbaiki jalan yang rusak.
Sebab, jalan tersebut sering dilalui kendaraan.
Baca Juga: Kabur dengan Cara Dorong Motor Yamaha NMax, Maling Beras di Kota Serang Berhasil Ditangkap Korban
“Harapannya sih jalan yang berlubang itu, meskipun gak banyak bisa ditambal, biar kami sebagai pengendara nyaman lewat situ,” harapnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kabupaten Pandeglang, Andriawan mengatakan, akan menindak lanjuti perbaikan jalan di depan kantor Bupati.
Hal itu sesuai keluhan warga.
“Saat ini kita baru dapat melakukan survei, dan inventarisir kebutuhan. Sedangkan untuk pekerjaan masih menunggu penetapan pagu setelah efisiensi anggaran. Tapi secepatnya kita perbaiki,” katanya.
Kondisi jalan rusak di Kabupaten Pandeglang juga sempat disindir oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dedi menyinggung, kondisi jalan rusak di Kabupaten Pandeglang dalam sebuah video yang viral di media sosial.
Baca Juga: Bandan Adhoc untuk PSU Pilkada Kabupaten Serang Gunakan Petugas Lama, Kebutuhan Honor Rp 22 Miliar
Dari video yang beredar, Dedi menyoroti kondisi jalan di Kabupaten Pandeglang yang perlu mendapat perhatian serius, yang disampaikan langsung di depan Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.
Dalam video berdurasi 1 menit 19 detik, Dedi awalnya menyapa Gubernur Banten, Andra Soni, serta beberapa Bupati dan Walikota yang hadir saat mengikuti kegiatan retret di Magelang.
Namun, ia kemudian menyinggung kondisi jalan di Kabupaten Pandeglang yang rusak. Namun anggaran untuk perbaikannya tidak ada.
“Ini kita bersama Gubernur Banten, bersama Bupati, Walikota Jawa Barat, dan ada Bupati, Walikota di Banten juga. Kasihan orang Pandeglang, ngeluh-ngeluh jalan rusak, tapi duitnya enggak ada,” kata Dedi dalam video tersebut.
Baca Juga: Kelas Pemustaka, DPK Banten Ajarkan Bisnis Nastar
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani pun menjawab, sindiran Dedi Mulyadi, katanya, untuk memperbaiki jalan yang rusak di Kabupaten Pandeglang membutuhkan bantuan anggaran dari provinsi dan pusat.
“Harus dibantu, dan kolaborasi,” jawab Dewi.***

















