BANTENRAYA.COM – Wilayah pesisir pantai Pandeglang Selatan dipasangi alat pendeteksi peringatan gelombang tsunami dan gempa.
Pemasangan alat pendeteksi tersebut berfungsi secara real time untuk mengetahui jika akan terjadi gempa dibarengi dengan tsunami.
Ada tiga alat yang dipasang, terdiri atas sirene peringatan dini tsunami, Earthquake Early Warning Sistem (EEWS), dan Indonesia Tsunami Early Warning Sistem (Ina TEWS) Newgen.
Baca Juga: Warga Pandeglang Cium Bau Hangus Saat Sedang Tidur, Ternyata Rumahnya yang Terbakar
Alat itu sengaja dipasang Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) lantaran wilayah Kabupaten Pandeglang bagian selatan rawan tsunami.
Mengingat pada tahun 2018 lalu sempat diterjang tsunami hingga menyebabkan bnayak korban jiwa dan ribuan rumah warga hancur.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pandeglang Rahmat Zultika membenarkan, alat pendeteksi gempa dan tsunami sudah terpasang.
Baca Juga: Miliki Sabu 0,2 Gram, Doyok Dituntut 8 Tahun
Pemasangan alat itu tersebar di beberapa kecamatan di Pandeglang Selatan.
“Untuk dua sirine peringatan dini tsunami yang telah terpasang di Kecamatan Labuan dan Panimbang,” ungkapnya.
“Kemudian untuk EEWS terpasang di 7 kecamatan, yakni Mandalawangi, Sumur, Carita, Cikeusik Cimanggu dan Cigeulis. Sementara untuk alat Ina TEWS dipasang di kantor BPBD,” jelas Rahmat, Selasa, 14 September 2021.
Baca Juga: Harta dan Kekayaan Pejabat Negara Melonjak Saat Pandemi, Ketua MUI Prihatin
Rahmat menerangkan, alat tersebut sangat berguna untuk peringatan dini bagi masyarakat dalam menghadapi bencana seperti tsunami.
“Kalau untuk EEWS akan bekerja memberi sinyal sekurang-kurangnya 13 detik sebelum gempa terjadi. Sinyal gempa akan diterima oleh BMKG. Kemudian akan diteruskan ke masing-masing BPBD yang telah memiliki alat tersebut,” katanya.
“Setelah data rekaman diterima, maka wewenang kemudian diserahkan sepenuhnya kepada BPBD untuk mengambil tindakan dan kebijakan yang dianggap perlu sebagai reaksi cepat tanggap darurat bencana kepada masyarakat,” terangnya.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Siapkan Sanksi Tegas untuk Oknum Camat yang Diduga Mabuk
Menurutnya, untuk alat pendeteksi dini gempa bumi dan tsunami atau Ina TEWS yang terpasang di kantor BPBD untuk mengetahui bencana gempa yang terjadi.
Sehingga dapat langsung merespon dalam hitungan detik ketika ada gempa di daerah maupun daerah lain.
“Dalam Ina TEWS ini akan muncul magnitudo dan episentrum. Sehingga segala kemungkinan sudah bisa terdeteksi sejak dini. Dan alat itu merupakan peringatan dini gempa bumi dan tsunami yang terhubung langsung dengan BMKG,” paparnya.
Baca Juga: Segera Cair, Ini Kriteria yang Berhak Mendapat Insentif Guru Madrasah
Sementara, kata Rahmat, untuk pesisir pantai yang sudah terpasang papan peringatan dini gelombang tinggi berada di Kecamatan Panimbang, Sumur, Cigeuis dan Cikeusik.
“Dari jumlah papan informasi yang telah dipasang jarak pemasangan kurang lebih 100 meter dari pantai,” ucapnya. ***

















