BANTENRAYA.COM – Perolehan medali untuk Banten kembali bertambah. Kali ini dari cabang olahraga atletik nomor lompat jangkit.
Atlet lompat jangkit andalan Banten Maesaroh berhasil meraih medali perak saat berlaga di Mimika Sport Centre, Rabu 6 Oktober 2021.
Maesaroh menjadi runner up lompat jangkit di bawah atlet nasional asal Bali, Maria Londa.
Baca Juga: Sejumlah Hotel di Carita Pandeglang Diduga Langgar Sempadan Pantai, Diminta Segera Ditertibkan
Maesaroh, asal Kabupaten Pandeglang, melakukan lompatan dengan jarak 12.60 meter. Sementara Maria Londa mampu melompat 1 meter lebih jauh yaitu 13.60 meter.
Nomor lompat jangkit putri di PON XX Papua hanya diikuti 4 atlet. Sesuai dengan aturan Panitia Besar (PB) PON XX Papua, jika peserta kurang dari 5 maka medali perunggu ditiadakan.
Manajer tim atletik Banten Asep Suhara membenarkan pada hari pertama ini atletik mampu menyumbangkan medali perak di lompat jangkit.
Baca Juga: Terus Geberrr! Banten Tambah Emas dan Perak dari Terbang Layang di PON XX Papua
“Maesaroh berhasil meraih perak. Kami harap atletik bisa menyumbangkan lagi medali dari nomor lainnya seperti nomor lari,” ungkapnya.
“Kans kami untuk bisa meraih medali terbuka. Kami akan bekerja keras demi Banten,” jelasnya.
Sementara itu Maesaroh bergembira bisa meraih medali perak. Keberhasilannya meraih medali ini buah latihan keras yang dijalani sebelum berangkat ke Papua.
Baca Juga: Tak Ingin Pilkades Ditunda Lagi, Cakades: Kepala Bisa Ngebul
“Kami berlatih panjang sebelum PON XX Papua bergulir. Saya gembira akhirnya bisa meraih medali perak. Ini saya persembahkan untuk keluarga yang mendukung saya. Medali ini juga untuk Banten,” ujarnya.
Untuk ke depannya ia akan terus berlatih untuk meningkatkan lompatannya. Ia juga ingin menyumbangkan medali untuk Indonesia nantinya.
“Saya mendapatkan pengalaman dan akan terus belajar agar kemampuan saya semakin bagus dan bisa berprestasi ke depannya,” tutup dia. ***

















