BANTEN RAYA.COM – Persiapan cabang lompat jangkit Banten untuk berlaga di PON Papua dimaksimalkan.
Sebelum berangkat pelatih lompat jangkit Wahyudi bersama atletnya Maesaroh terus evaluasi agar bisa berprestasi maksimal saat bertanding di Stadion Atletik Mimika Sport Center di Kabupaten Mimika.
Tim atletik Banten, termasuk cabang lompat jangkit sendiri rencananya akan berangkat mulai Jumat 1 Oktober 2021 dini hari. Mereka akan berangkat bersama rombongan cabang lainnya yakni tinju dan bulutangkis.
Baca Juga: Song Joong Ki Ulang Tahun, Song Hye Kyo Posting Foto Ini, Kangen Bukan?
Wahyudi mengatakan, saat ini latihan yang dijalankan oleh Maesaroh yakni pra pertandingan dimana atletnya berlaga simulasi PON Papua.
Diharapkan dengan latihan ini saat bertanding nantinya tidak cangguh dan siap memberikan kemampuan terbaiknya agar bisa mendapatkan medali.
“Saat latihan kami terus melakukan evaluasi mulai teknik hingga lompatan. Kami juga berlatih agar stamina kami terus terjaga,” kata dia.
Pola latihan yang selama ini yang dijalankan yakni berlatih sesuai dengan kondisi venue pertandingan.
Berdasarkan informasi Kabupaten Mimika memiliki cuaca yang hampir sama dengan Banten yakni cenderung panas.
Pola latihan yang dijalankan latihan tersebut untuk adaptasi sehingga saat nantinya kami sampai di lokasi dan bertanding tidak ada kendala.
Baca Juga: Ini Kegiatan Si Cantik Airin Rachmi Diany, Usai Tak Lagi Menjabat Walikota Tangerang Selatan
“Menurut jadwal dari panitia atletik akan mulai bertanding 5 Oktober hingga 14 Oktober,” ungkapnya.
“Jadi kami masih punya kesempatan kisaran dua minggu sebelum berlaga. Kami tidak mau menyia-yiakan kesempatan ini,” imbuhnya.
Terkait untuk pesaing terberat, Wahyudi mengatakan Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur dan lainnya serta Indonesia bagian timur akan menjadi lawan yang berat.
Baca Juga: Gagah Lur! ‘Yuni’, Film Berbahasa Jaseng Menang di Toronto International Film Festival 2021
“Lawan siapapun pasti berat sebab mereka memiliki motivasi untuk memenangkan laga. Saya memilih konsnetrasi untuk terus memperbaiki diri agar bisa meraih medali,” imbuh Wahyudi. ***



















