BANTENRAYA.COM – Kabar naturalisasi Ragnar Oratmangoen turut menjadi sorotan media Belanda Football International.
Ragnar Oratmangoenadalah pesepakbola profesional Indonesia yang bermain sebagai pemain sayap atau gelandang serang untuk Fortuna Sittard dipinjamkan dari Groningen.
Lahir di Oss, Oratmangoen menjadi profesional dengan NEC pada bulan April 2016.
Pada Desember 2017, ia menandatangani kontrak pinjaman enam bulan dengan FC Oss, efektif mulai Januari 2018.
Ragnar Oratmangoen merupakan penyerang keturunan Indonesia yang memeluk agama Islam.
Ragnar juga masih ada keturunan Madura dari ayahnya.
Ragnar Oratmangoen saat ini sedang menjalani proses Naturalisasi bersama PSSI sehingga menjadi sorotan media Belanda bernama Footbal International.
Media ternama di Belanda tersebut menilai bahwa Ragnar bakal segera jalani penampilan internasional bersama Timnas Indonesia.
Menurut laporan Football International, Ragnar yang akan dinaturalisasi Indonesia nantinya bakal bahu membahu dengan Marc Klok.
Sosok Marc Klok sendiri sempat disebut media Belanda sebagai David Bechkam-nya Indonesia.
Di Indonesia Ragnar Oratmangoen akan bermain dengan pemain kelahiran Amsterdam Marc Klok tulis Football International.
Laporan Football International juga menyebut bahwa sosok Ragnar yang lahir di Oss, Belanda 25 tahun silam memang memiliki keturunan Indonesia.
Ragnar juga disebut belum pernah bermain di tim muda suatu negara.
Football International dalam ulasannya juga memaparkan sepak terjang dan perjalanan karir Ragnar mulai berkarir di academy NEC Nijmegen hingga saat ini bermain untuk Fortuna Sittard.
Sebelumnya ketua umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa Ragnar memiliki keinginan kuat untuk bisa membela Timnas Indonesia.
Keinginan Ragnar untuk bisa membela Timnas Indonesia sebenarnya sudah lama ia ungkapkan pada 2021.
Ragnar sempat mengatakan bahwa Ia memang ingin bisa berkompetisi internasional bersama timnas.
Berposisi sebagai pemain depan tentu kedatangan Ragnar Oratmangoen di skuad Garuda akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Shin Tae Yong untuk meracik ketajaman lini serang.***



















