BANTENRAYA.COM – Inilah 3 contoh teks kultum Ramdan 2023 yang singkat dan paling ngena di hati.
Diketahui, kultum Ramadan atau kuliah tujuh menit yang biasanya disampaikan oleh seorang khatib atau penceramah pada bulan Ramadan di masjid atau tempat ibadah lainnya.
Tujuan adanya kultum Ramadan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran agama Islam, memperkuat dan meningkatkan keimanan umat Muslim selama bulan suci Ramadan.
Baca Juga: 7 Contoh Mukadimah Kultum Ramadan 2023 Singkat dan Mudah Dihafal Auto jadi Pusat Perhatian
Biasanya kultum Ramadan disampaikan setelah shalat tarawih pada malam hari dan berlangsung selama tujuh hingga lima belas menit.
Isi kultum Ramadan dapat beragam, namun biasanya berkisar pada tema-tema seperti puasa, doa, amal ibadah, akhlak, dan lain sebagainya.
Berikut ini 3 contoh teks kultum Ramadan 2023 secara lengkap dirangkum Bantenraya.com dari berbagai sumber.
1. Contoh kultum Ramadan “Waktu terbaik membaca Alquran”.
Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah mari kita panjatkan kepada Allah, sebab karena Allah kita bisa berkumpul pada kesempatan yang mulia ini.
Tak lupa, selawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad saw., kepada keluarga, sahabat, dan sampai kepada kita selaku umatnya.
Pada kesempatan yang mulia ini, saya akan mencoba menjelaskan waktu terbaik membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan.
Hal ini karena, membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan mempunyai keutamaan tersendiri.
Tak hanya membaca, tapi Rasul sudah mencontohkan jika Al-Qur’an mesti direnungi sampai dikhatamkan di bulan puasa.
Sesuai dengan hadis yang berbunyi:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar memberi. Semangat beliau dalam memberi lebih membara lagi ketika bulan Ramadhan tatkala itu Jibril menemui beliau. Jibril menemui beliau setiap malamnya di bulan Ramadhan. Jibril mengajarkan Al-Qur’an kala itu. Dan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah yang paling semangat dalam melakukan kebaikan bagai angin yang bertiup.” (HR. Bukhari no. 3554 dan Muslim no. 2307)
Menurut berbagai keterangan, agar hikmah membaca Al-Qur’an kian paripurna, ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an.
Pertama tentunya saat mengerjakan salat wajib.
Lalu selanjutnya di luar ibadah salat yang dirinci:
Saat waktu malam hari
Paruh pertama malam
Antara magrib dan isya
Setelah subuh
Itulah waktu-waktu yang sangat dianjurkan untuk membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan.
Agar kebaikannya didapat, mari kita amalkan!
Semoga kultum singkat di atas ada manfaatnya. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.
Baca Juga: SMA Terpadu Al Qudwah Sukses Gelar Karya dan SMATA Festival 2023
2. Contoh kultum Ramadan “Arti Sedekah yang membawa berkah”
Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh
Pertama-tama, marilah kita mengucap syukur kepada Allah yang telah memberikan banyak limpahan rezeki, berkah, dan karunia sehingga kita bisa berkumpul di acara ini.
Tidak lewat, selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarga, sahabat, hingga sampai kepada kita selaku umatnya yang taat dengan sunah-sunahnya.
Dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan kultum Ramadhan singkat dengan topik keutamaan sedekah di bulan Ramadan.
Seperti kita tahu, dengan berbuat baik di bulan Ramadan, pahala kita akan diganjar pahala berkali-kali lipat.
Apalagi, bila berbicara sedekah yang niatnya membantu sesama, selain mendapat pahala dari Allah kita pun bisa meringankan beban orang lain.
Sedekah di sini tak melulu soal memberi materi. Ada beberapa sedekah sederhana yang dapat kamu tunaikan di bulan puasa, misalnya dengan membangunkan sahur, memberi takjil, menyiapkan hidangan sahur, mengajarkan Al-Qur’an, sampai sedekah paling kecil, yaitu tersenyum.
Maka dari itu, saya mengajak kita semua di bulan Ramadan ini marilah kita bersedekah membantu sesama.
Itulah kiranya kultum singkat tentang Ramadhan yang bisa saya sampaikan.
Semoga ada manfaatnya, khusus untuk saya yang menyampaikan, umumnya bagi kita semua yang mendengarkan.
Terima kasih,
Wassalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh
3. Contoh kultum Ramadan Tujuan dan makna ibadah puasa
Assalamu’alaikum Warahmatullahhi Wabarakatuh.
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kepada Allah yang sudah memberikan banyak nikmat yang tak terkira sampai hari ini.
Sampai akhirnya kita bisa bertemu kembali di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Tidak lupa, selawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad saw., kepada keluarga, sahabat, hingga sampai kepada kita selaku umatnya.
Melalui kesempatan ini, izinkan saya untuk menyampaikan sebuah kultum yang singkat mengenai tujuan Bulan Ramadan.
Sebelumnya, mari kembali kita bersyukur, sebab kita masih diberi kesempatan umur oleh Allah untuk menikmati bulan yang penuh kenikmatan ini.
Mengenai anjuran berpuasa di Bulan Ramadan, sesungguhnya sudah Allah firmankan lewat ayat Al-Qur’an yang berbunyi:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Dari penggalan ayat di atas jelas, jika puasa diwajibkan bagi setiap orang yang beriman.
Lewat ayat tersebut juga disebut, bila puasa dimaksudkan agar kita menjadi orang yang bertakwa.
Maka dari itu, sebelum ketakwaan diraih, bagi mereka yang berpuasa wajib untuk menahan segala nafsunya selama satu bulan penuh, di luar makan dan minum.
Kelak di akhir, manusia yang berhasil dan benar-benar memaknai puasa dengan utuh, ia akan sampai pada derajat takwa.
Semoga kita yang pada saat ini hadir sanggup untuk sampai ke tujuan hakiki bulan puasa.
Itulah kultum singkat yang dapat saya sampaikan. Segala manfaat datangnya dari Allah, sementara jika ada salah ucap datanya dari saya, sebagai manusia biasa.
Wassalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh.. ***



















