BANTENRAYA.COM – Insiden diduga pembegalan menimpa seorang sopir taksi online membuat geger warga Depok, Jawa Barat.
Yang membuat geger, sopir taksi online itu tewas akibat luka pisau yang tertancap di lehernya saat ditemukan warga.
t5ak hanya itu saja, luka lainnya juga ditemukan pada perut sang sopir taksi online yang sudah terkoyah hingga bersimpah darah.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, kejadian tersebut berawal dari warga sekitar yang menemukan seorang mayat didalam mobil dengan kondisi parah bersimpah darah .
Belum diketahui identitas korban tersebut namun yang jelas korban sempat membunyikan klakson sambil meminta tolong.
Sementara itu, menurut Ketua RT setempat Riko Marjoni mengatakan, korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin 23 Januari 2023 pukul 04.20 WIB.
Baca Juga: Bikin Iri Bapack-bapack… Seorang Pria Nikah yang Ketiga Kalinya, Dua Istri Tua Turut Mendampingi
Ia juga menjelaskan bahwa sekuriti perumahaan sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil dan suara klakson yang dibunyikan.
“Dari sekuriti kami, dia (korban) teriak minta tolong mulai dari TK sana (arah Bukit Cengkeh 2) sudah bunyikan klakson,” kata Riko.
Mendengar suara minta tolong sekuriti langsung bergegas membantu korban dari dalam mobil, namun naas nyawanya tak tertolong.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Selamat Datang Bulan Rajab 2023 1444 H, Desain Terbaru dengan Hiasan Islami
Saat ditemukan korban mengalami luka sayatan di perut dan leher.
“Ada luka sobek di perut, lengan, dan sajam (senjata tajam) nempel di leher, pisau kecil,” ujar Riko.
Adapun korban diduga mengemudi setelah terluka, sebab saat petugas sekuriti menolongnya, korban hanya sendiri di dalam mobil dengan ponsel yang masih menyala.
Di sisi lain, korban rupanya seorang sopir taksi online, lantaran adanya aplikasi taksi online di ponsel korban yang menempel di dashboard mobil.
“Itu dari aplikasi (taksi daring) di handphone, masih menempel di dashboard mobilnya. Aplikasinya masih nyala (aktif),” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut lah pihak Kapolres Metro Depok, Kombes Ahmad Fuady mengatakan pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi di lokasi kejadian.
“Kami dari jajaran Polres Metro Depok melakukan olah TKP. Kami menemukan sejumlah barang bukti, sudah memeriksa saksi, selanjutnya kita proses,” ungkapnya.
Ahmad Fuady berujar hasil pemeriksaan sementara didapati banyak luka sayat diduga akibat senjata tajam di tubuh korban.
“Kalau luka kami masih menunggu hasil visum ya, tetapi secara sekilas luka nyata yang di TKP ada sayatan benda tajam di bagian tubuh karena banyak sekali sayatan benda-benda tajam,” ucapnya.***


















