BANTENRAYA.COM – PT Krakatau Posco terus meningkatkan kontribusinya dalam dunia pendidikan, baik di skala Lokal maupun Nasional untuk membantu mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045.
Berbagai bantuan pendidikan formal dan informal serta peningkatan keterampilan telah diselenggarakan Krakatau Posco untuk meningkatkan kapasitas pendidikan.
Itulah bukti nyata Krakatau Posco sebagai upaya mendukung komitmen pemerintah untuk mewujudkan Bonus Demografi yang berkualitas di tahun 2045 mendatang.
Baca Juga: Cegah Hoax, Santri Pondok Pesantren Kun Karima Diberikan Penyuluhan Hukum
Di tingkat lokal, Krakatau Posco telah mengimplementasikan bantuan kepada sekolah-sekolah formal dan non-formal.
Bantuan tersebut diberikan secara tunai untuk pembangunan dan perbaikan sekolah.
Krakatau Posco juga memberikan pelatihan dan keterampilan kepada anak-anak maupun kepada masyarakat sekitar perusahaan.
Baca Juga: Warga keluhkan calo di PT Nikomas Gemilang, harus bayar Rp 30 juta jika ingin masuk kerja
Pelatihannya berupa pelatihan tata rias, pelatihan bahasa korea dan bahasa inggris, pelatihan service AC, dan pelatihan design grafis.
Ada juga pelatihan Master Ceremony, pelatihan keterampilan industri kerajinan tangan dan pelatihan-pelatihan lainnya.
Selain itu, Krakatau Posco memberikan peluang kerja dan pemagangan bagi masyarakat Kota Cilegon dan sekitarnya yang dikelola sendiri melalui program apprentice dan juga bekerjasama dengan KPSE-SI.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Marcus/Kevin Singkirkan Pasangan Cina di India Open 2023
Program pemagangan bersama KPSE telah dilaksanakan dalam 13 Batch atau gelombang dengan total siswa 390 orang.
Sedangkan program Apprentice Krakatau Posco telah dilaksanakan 3 Batch atau gelombang dengan jumlah total 128 pemagang.
Program apprentice dilakukan sejalan dengan kebutuhan Krakatau Posco dan telah terpilih 45 pemagang sebagai karyawan permanen serta 40 orang sedang menjalani masa probation.
Sementara untuk pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi melalui program Management Trainee telah menyaring 35 orang terpilih yang 11 diantaranya merupakan warga Kota Cilegon dan sekitarnya.
Baca Juga: MUI: Bahaya Narkoba Harus Diingatkan Melalui Dakwah Keagamaan
Dalam skala nasional, Krakatau Posco melakukan pembangunan gedung sekolah dasar di pelosok tanah air yang belum tersentuh maksimal, seperti di wilayah Sumba, NTT.
Dalam rangka mengimplementasikan “, kontribusi yang dilakukan dalam dunia pendidikan ini dilakukan untuk mengakselerasi
Hal ini dilakukan sebagai implementasi Corporate Citizenship Society with Krakatau Posco agar tercipta proses pembelajaran yang inklusif bagi masyarakat dan kelak diharapkan bisa menunjang kemandirian ekonomi bagi masyarakat.
“Kami berusaha melakukannya secara konsisten dalam rangka ikut mewujudkan pendidikan berkualitas di Indonesia yang berkelanjutan,” kata PR & GA Department Head Krakatau Posco Edwin Sumiroza.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bongkar Siapa Sebenarnya Bunda Corla, Diduga Namanya Indra dan Transgender
Menurutnya, Corporate Citizenship Society with Krakatau Posco telah sejalan dengan 17 goals Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kami mendukung pemerintah dan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendidikan agar bonus demografi yang sedang kita jelang bisa diraih dengan baik, bukan sebaliknya justru bisa menjadi bencana demografi,” ujarnya.
Edwin mengatakan, pembangunan SDM tidak boleh terlambat dilakukan karena dampaknya akan terasa dikemudian hari. Selain itu, dunia pendidikan diharapkan bisa melahirkan generasi kerja yang produktif dan kreatif sehingga bisa berperan dalam perkembangan industri di Cilegon.
Baca Juga: PO Bagong Buka Trayek Lintas Negara, Ternyata Ini Kota yang Dilalui
Edwin mengungkapkan, dampak perkembangan industri bukan hanya menyerap lapangan kerja di industrinya semata, tetapi multiplier effect perlu dimanfaatkan dengan baik oleh tenaga kerja lokal.
“Kebutuhan perumahan, rumah kost, hotel, klinik, supermarket, rumah makan, pariwisata, tranportasi dan industri kreatif lainnya akan tumbuh dan berkembang,” tuturnya.
“Sektor ini memerlukan tenaga kerja yang juga tidak kalah banyak. Hal ini juga perlu mendapat perhatian serius. Lapangan pekerjaan tidak semuanya berada di pabrik,” sambung Edwin.
Baca Juga: Daftar Gaji Karyawan PT Krakatau Steel Bikin Kaget, Besarnya Bisa DP Motor Kawasaki Ninja ZX-25R
Percepatan pembangunan yang disertai dengan dukungan SDM berusia produktif yang melimpah dinilai dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 dengan harapan terciptanya generasi produktif yang berkualitas. ***


















