BANTENRAYA.COM – Banjir setinggi hanpir setengah meter merendam akses jalan dan sekitar kawasan industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak Cilegon.
Banjir melanda akibat intensitas hujan tinggi yang melanda kawasan Kota Cilegon dan sekitarnya.
Intensitas hujan terjadi sejak pukul 07.00 WIB hingga sekarang pukul 10.00, akibatnya hal itu membuat kawasan di sekitar PLTU juga terandam.
Baca Juga: Banjir Sepinggang Landa Suralaya Kota Cilegon Banjir, Mobil dan Motor Mogok
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Cilegon tengah meluncur kelapangan untuk memastikan evakuasi korban atau juga rumah roboh jika terjadi.
Kepala Bidang Pelayanan Penyelamatan dan Evakuasi Korban BPBD Kota Cilegon Ana Maulana menyatakan, membenarkan jika ada banjir di kawasan PLTU 9 dan 10 Suralaya.
Saat ini, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk memastikan ada atau tidaknya korban dan warga yang harus dievakuasi.
Baca Juga: 5 Mitos Tentang Imlek yang Sangat Terkenal, Semuanya Tentang Roh Jahat dan Keberuntungan
“Terjadi untuk sementara ini karena intenstitas tinggi. Tapi saya masih menunggu laporan apa penyebab utama banjir,” katanya.
Ana menyatakan, pihaknya masih menunggu laporan update dari anggota yang diterjunkan.
Hal itu, berkaitan ada atau tidaknya korban jiwa serta banjir mengakobatkan rumah atau bangunan warga roboh atau tidak.
“Nanti akan ada laporan update dari anggota dilapangan. Nanti kami sampaikan langsung ke awak media. Jadi sekarang proses dulu anggota di lapangan untuk melakukan evakuasi dan lainnya,” ucapnya.
Banjir terjadi di Suralaya awalnya diketahui dari sejumlah media sosial yang mengupload kondisi di depan kawasan Industri PLTU Suralaya.
Tidak hanya akses jalan utama Pulomerak, namun juga kawasan halaman depan PLTU 9 dan 10 Suralaya terendam banjir. ***



















