BANTENRAYA.COM – Ramai informasi soal fenomena solstis pada 21 Desember 2022 yang beredar di media sosial.
Fenomena solstis pada bulan Desember 2022 ini membuat heboh sebagian masyarakat karena diisukan berbahaya bagi manusia.
Hingga beredar juga imbauan dari bebapa informasi yang beredar menarasikan tak boleh keluar rumah pada fenomena solstis ini.
Baca Juga: KMJR Lakukan Latihan Tambahan untuk Penyelesaian Akhir di kompetisi Cilegon League
Lalu apakah benar Fenomena solstis itu berbahaya? cek fakta dari BRIN Indonesia berikut ini.
Mengutip dari akun Instagram Badan Riset dan Inovasi Nasional @brin_indonesia bahwa fenomena solstis tersebut tidak berbaya bagi manusia.
Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin menyebut bahwa imbauan keluar rumah saat fenomena tersebut merupakan informasi palsu.
Baca Juga: PT So Good Food Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan SMA Sederajat, Persyaratannya Mudah
“Dampak solstis bagi manusia tentu tidak berbahaya, Imbauan untuk tidak keluar rumah adalah narasi disinformasi,” tulis akun Instagram @brin_indonesia.
Fenomena solstis tahun 2022 ini terjadi tidak hanya pada bulan Desember, melainkan terjadi 2 kali ditahun ini.
Dikutip dari akun Instagram BRIN Indonesia fenomena solstis terjadi pada Juni dan Desember, berikut rincianannya:
Tahun 2022
1. Fenomena solstis Juni terjadi pada 21 Juni pukul 16.13.19 WIB/17.13.19 WITA/18.13.19 WIT.
2. Fenomena solstis Desember terjadi pada 22 Desember pukul 04.49.14 WIB/05.49.14 WITA/06.49.14 WIT.
Tahun 2023
1. Fenomena solstis Juni terjadi pada 21 Juni pukul 21.57.29 WIB/22.57.29 WITA/23.57.29 WIT.
Baca Juga: Reaksi Netizen Melihat Postingan Lesty Kejora dan Rizky Billar Liburan di Pantai Bersama
2. Fenomena solstis Desember terjadi pada 22 Desember pukul 10.27.23 WIB/11.27.23 WITA/12.27.23 WIT.***



















