BANTENRAYA.COM – Direktorat Jenderal Ditjen Kerjasama ASEAN menggelar diskusi soal peranan Indonesia dalam kerja sama regional ASEAN.
Diskusi yang digelar Ditjen Kerjasama ASEAN bersama Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Jayabaya dalam kunjungannya ke Kementerian Luar Negeri pada Senin 21 November 2022.
Dikutip Bantenraya.com dari kemlu.go.id kunjungan itu tepatnya untuk mendiskusikan bersama-dama soal peranan dan capaian-capaian Indonesia dalam kerja sama ASEAN.
Dengan tema diskusi yang diangkat dalam kesempatan luar biasa dari keduabelah pihak ini yakni “How Does Indonesia’s Dynamics Work in ASEAN” alias bagaimana dinamika kerja Indonesia di ruang lingkup ASEAN.
Sekretaris Ditjen Kerja Sama ASEAN menyampaikan suatu argumen dalam pertemuannya seraya menyambut para mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Universitas Jayabaya ini.
ASEAN sebagai pusat polugri Indonesia terbukti mampu mengatasi tantangan-tantangan global, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Adapun peranan Indonesia di ASEAN, perlu diketahui bahwa Indonesia telah berhasil mengusung beberapa kesepakatan penting.
Diantaranya, ASEAN Human Rights Dialogue, ASEAN Creative Economy Business Forum, dan ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework.
Dalam kunjungan ini juga disampaikan mengenai tema Keketuaan ASEAN 2023, yaitu tepatnya soal ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.
Baca Juga: Cegah Aksi Tawuran Pelajar, Satpol PP Kaupaten Serang Razia Siswa Sedang Nongkrong
Pada diskusi tersebut telah hadir pula narasumber wakil dari Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika. Juga wakil dari Direktorat Politik dan Keamanan ASEAN.
Di akhir kunjungan para mahasiswa dalam acara diskusi tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN menyampaikan pesan.
Ia meminta agar para mahasiswa dapat berperan sebagai generasi penerus bangsa yang bersikap pintar, tangkas, dan inovatif untuk menjadi motor mendorong pertumbuhan bangsa Indonesia. *** (mg-finka)


















